Monday, 01 May 2017 00:00

Ini Kata Sandiaga Pasca Pilgub DKI

Written by  Redaksi

(Foto: A. Ainul Ghurri)

 

Jakarta, Laporannews – Pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno patut berbangga hati karena mereka telah unggul dalam perolehan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Sandiaga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada warga yang telah memilih dirinya untuk memimpin Jakarta selama lima tahun mendatang.

"Alhamdulillah hasilnya sudah, sekarang sudah final diketok, dan kami mengapresiasi rakyat Jakarta karena 3.240.000 yang memilih Anies-Sandi dan sekitar 2.350.000 yang memilih Pak Basuki dan sekarang akhirnya sekarang kita satu," kata Sandi ketika ditemui di Jalan Pulombangkeng Nomor 5, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (30/4/2017).

Sandi juga mengatakan bahwa Jakarta merupakan rumah bersama, untuk itu ia membutuhkan kerja sama dari semua warga untuk membangun Jakarta lebih baik di masa pemerintahannya nanti.

"Jakarta adalah rumah kita bersama, mari kita bangun Jakarta ini, lebih baik lagi ke depannya, standar yang sudah dibangun dan sudah diangkat oleh pak Basuki yang cukup tinggi, kita harus pastikan bahwa 5 tahun ke depan standar yang lebih tinggi lagi, yang akan kita tinggikan di DKI Jakarta," paparnya.

Sandi menghimbau kepada semua PNS agar tidak bermalas-malasan bertugas. Ia akan menindak tegas PNS yang malas saat menjabat nanti. Menurutnya, tidak ada orang malas yang bisa sukses. Ia juga menambahkan bahwa banyaknya PNS yang malas bekerja membuat citra PNS dan pemerintah tercoreng di depan warga.

"Saya tegas sekali, saya lihat saja bangun usaha seperti apa, ada nggak orang sukses itu karena bermalas-malasan, itu yang akan menjadi semangat kami, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Jadi itu etos kerja yang selama ini kami tampilkan, dan motivasi kita untuk birokrasi itu, adalah birokrasi yang berprestasi, apresiasi, yang masih belum maksimal kita motivasi, motivasi itu harusnya one on one kalau prestasi itu apresiasinya di depan umum, dan yang malas-malasan setelah digunakan undang-undang ya harus di amputasi," tutupnya.


Indah Putri Wahyuningsih

 

Related items

back to top