Monday, 01 May 2017 00:00

58.075 Surat Suara Tidak Sah di Pilgub DKI

Written by  Redaksi

(Foto: Dok. kpu.go.id)

 

Jakarta, Laporannews – Sebanyak 58.075 surat suara pada pilgub DKI Jakarta putaran kedua tidak sah, sedangkan surat suara yang sah hanya 5.591.353. Jadi, total surat suara pada pilgub DKI putaran kedua berjumlah 5.649.428. Data tersebut berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah mengesahkan hasil perhitungan surat suara di tingkat provinsi.

"Kita tanda tangani berita acara tingkat Provinsi DKI Jakarta, kami garis bawahi, perolehan suara paslon dua memperoleh jumlah 2.350.366, sedang paslon nomor tiga memperoleh suara 3.240.987 dengan total suara sah 5.591.353," kata Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/2017) dini hari.

Berikut perincian hasil perolehan suara per provinsi yang ada di DKI Jakarta, di Kepulauan Seribu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat memperoleh suara sebanyak 5.391 (38%), sedang Anies-Sandi unggul dengan perolehan suara 8.796 (62%) dengan total suara sah 14.187. Di Jakarta Utara, Ahok-Djarot memperoleh suara sebanyak 418.068 (47%), sedang Anies-Sandi unggul dengan perolehan suara 466.340 (52%) dengan total suara sah 884.408. Di Jakarta Pusat, Ahok-Djarot memperoleh suara sebanyak 243.416 (42%), sedang Anies-Sandi unggul dengan perolehan suara 333.033 (57%) dengan total suara sah 576.449.

Di Jakarta Barat, Ahok-Djarot memperoleh suara sebanyak 611.759 (47%), sedang Anies-Sandi unggul dengan perolehan suara 684.980 (52%) dengan total suara sah 1.296.739. Di Jakarta Timur, Ahok-Djarot memperoleh suara sebanyak 612.093 (38%), sedang Anies-Sandi unggul dengan perolehan suara 993.174 (61%) dengan total suara sah 1.605.266. Di Jakarta Selatan, Ahok-Djarot memperoleh suara sebanyak 459.639 (37%), sedang Anies-Sandi unggul dengan perolehan suara 754.665 (62%) dengan total suara sah 1.214.304.

Sementara itu, tingkat partisipasi pemilih pada pilgub DKI Jakarta putaran kedua ini lebih tinggi dari putaran pertama. Capaian partisipasi pemilih tersebut sudah melampaui target angka partisipasi pemilih nasional. Hal itu diungkap oleh ketua KPUD DKI Jakarta, Soemarno.

"Kalau merujuk hasil Situng (Sistem Informasi Penghitungan Suara) kemarin, partisipasi pemilih ada peningkatan. Putaran pertama 75%. Di putaran kedua 77,8%, ini melampaui target nasional yang 77,5%," paparnya.


 Indah Putri Wahyuningsih

Related items

back to top