Utama

(Foto: Biro Pers Setpres)

 

Jakarta, Laporannews – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu negara Iriana Jokowi hari ini berkunjung ke Malang-Jawa Timur, Rabu (15/03/2017). Kunjungan tersebut, untuk menjenguk salah satu Dewan Pertmbangan Presiden (Watimpres) KH. Hasyim Muzadi. Turut hadir dalam rombongan Presiden antara lain, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Brigjen TNI (Mar) Suhartono, dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan.

Presiden Jokowi berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta pukul 08.00 WIB dengan menggunakan pesawat Boeing 737-400 milik TNI Angkatan Udara.

Juru Bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi mengatakan, rencana untuk menjenguk KH. Hasyim Muzadi sudah diatur sejak lama. Namun, kunjungan tersebut baru terlaksana akibat padatnya aktifitas Presiden.

"Memang direncanakan sejak kemarin-kemarin, pas Pak Presiden mendengar KH Hasyim sakit dan dirawat di Malang," katanya dalam rilis yang diterima Laporannews. Rabu (15/03).

Rencananya, setelah Presiden Jokowi menjenguk anggota Watimpres tersebut, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana langsung kembali ke Jakarta.

Sebagai informasi, KH. Hasyim Muzadi saat ini sedang mengalami sakit dan dalam masa pemulihan di kediamanya setelah dirawat dirumah sakit Lavalette, Malang. Mantan Ketua umum PBNU tersebut dirawat sejak tanggal 11 Maret hingga 13 Maret lalu.

Dalam surat keterangan dari Kepala Rumah Sakit Lavalette, Abdul Rokhim, menjelaskan bahwa Hasyim Muzadi sebenarnya masih perlu menjalani pemulihan di rumah sakit. Namun, agar tidak jauh dari santri-santrinya, maka Hasyim menjalani masa pemulihan di rumah saja. Perlu diketahui, KH. Hasyim Muzadi merupakan pendiri Pondok Pesantren Al-Hikam Malang-Jawa Timur.

"Akan tetapi, Kyai Hasyim ingin menjalani masa pemulihan di kediamannya agar lebih dekat dengan santri-santrinya," ujar Abdul Rokhim dalam surat keterangannya.


Kalam Sanjaya

 

(Foto: Biro Pers Setpres)

 

Jakarta, Laporannews – Presiden Joko Widodo resmi melantik 17 Duta Besar (Dubes) luar negeri. Pelantikan duta besar tersebut, berdasarkan Kepres No 32P/2017 dan Kepres No 35P/2017 tentang pengangkatan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh Republik Indonesia. Kepres tersebut, ditandatangani oleh Jokowi pada 10 Maret 2017.

Proses pelantikan tersebut, berlangsung di Istana Merdeka Jakarta, Senin (13/03/2017) pukul 14.00 WIB.

Sebelum pelantikan berlangsung, Presiden Jokowi menanyakan terkait kesanggupan para calon Dubes tersebut. “Bersediakah diambil sumpah janji menurut agama masing masing? Apabila bersedia ikuti kata kata saya," kata Presiden saat mengawali pembacaan sumpah jabatan, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/03).

Acara pelantikan tersebut langsung dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

Berikut ini 17 nama yang dilantik sebagai duta besar itu:

 1. Drs Hasan Kleib, MA, sebagai Dubes RI untuk Swiss di KBRI Jenewa

2. Drs Priyo Iswanto, MA, sebagai Dubes RI untuk Kolombia di KBRI Bogota

3. Mayjen TNI (Purn) Dr Ir Arief Rachman, MM, MBA, sebagai Dubes RI untuk Afganistan di KBRI Kabul

4. Drs Rahmat Pramono, MA, sebagai Dubes RI untuk Kazakhstan di KBRI Astana

5. Prof Dr Ikrar Nusa Bhakti sebagai Dubes RI untuk Tunisia di KBRI Tunis

6. Drs Nur Syahrir Rahardjo sebagai Dubes RI untuk Bahrain di KBRI Manama

7. Tantowi Yahya sebagai Dubes RI untuk Selandia Baru di KBRI Wellington

8. Drs Darmansjah Djumala, MA, sebagai Dubes RI untuk Austria dan Wakil Tetap RI di PBB berkedudukan di KBRI Wina

9. Drs Sahat Sitorus sebagai Dubes RI untuk Timor Leste di KBRI Dili

10. Drs Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo sebagai Dubes RI untuk Australia di KBRI Canberra

11. Drs Umar Hadi, MA, sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan di KBRI Seoul

12. Drs I Gusti Ngurah Ardiyasa sebagai Dubes RI untuk Sri Lanka merangkap Republik Maladewa di KBRI Kolombo

13. Prof Dr Yuddy Chrisnandi, ME, sebagai Dubes RI untuk Ukraina merangkap Republik Armenia dan Georgia di KBRI Kiev

14. Ir Arifin Tasrif sebagai Dubes RI untuk Jepang di KBRI Tokyo

15. Drs Andy Rachmianto, MPhil, sebagai Dubes RI untuk Yordania merangkap Palestina di KBRI Amman

16. Dra RA Esti Andayani sebagai Dubes RI untuk Italia di KBRI Roma

17. Komjen Pol (Purn) Sjahroedin Zainal Pagaralam, SH, sebagai Dubes RI untuk Kroasia di KBRI Zagreb.

Acara pelantikan tersebut, dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta istri, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan beberapa pejabat tinggi negara lainnya.


Kalam Sanjaya

 

 

 

(Foto: Biro Pers Setpres)

 

Jakarta, Laporannews - Presiden Joko Widodo, menerima Panitia Seleksi badan Pelaksana dan Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada pukul 10.00 WIB di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017).

Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Mensesneg Pratikno. 

Sementara itu, Pansel BPKH terdiri dari Ketua Pansel BPKH Mulya Efendi Siregar, Wakil Ketua Pansel BPKH Yunus Husein, Sekretaris Pansel BPKH Nur Syam dan beberapa dari enam anggota BPKH.

Beberapa anggota Pansel BPKH yang hadir antara lain Halim Alamsyah (Ketua Dewan Komisioner LPS, Nazaruddin Umar (akademisi), Din Syamsuddin (akademisi), Hadiyanto (Kemenkeu). 

Pada pertemuan tersebut, Mulya Efendi Siregar memperkenalkan satu per satu tim pansel yang hadir. Tim pansel melaporkan kinerja mereka yang dimulai sejak 24 November 2016 hingga 9 Maret 2017.

"Kami sampaikan kerja yang dilakukan oleh pansel sejak 24 November 2016 setelah ada Kepres 127 bahwa kami anggota pansel kami rapat dan memberi pengumuman bahwa ada seleksi badan pengelola keuangan haji dan pada 30 November kami umumkan di website pendaftaran," tutur Mulya Effendi Siregar.

"Kemudian kami sampaikan kerja yang dilakukan pansel sejak 24 November (2016). Sejak menerima Keppres, 24 November, kami rapat dan memberikan pengumuman bahwa akan ada seleksi BPKH," tambahnya

Selesai perkenalan tersebut, pertemuan dan rapat dilakukan secara tertutup. 


Martha Reka 

(Foto: Website wapresri.go.id)

 

Jakarta, Laoprannews – Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi usulan Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono terkait pembentukan klub Presiden. Klub ini nantinya berisi Presiden, mantan Presiden dan wakil Presiden. Usulan SBY itu disampaikan pada saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Kamis (9/03/2017).

Wakil presiden Jusuf Kalla mengatakan, pembentukan klub Presiden kontribusinya dibutuhkan ketika ada masalah yang sangat genting yang terjadi di negara ini.

"Kalau ada masalah penting di Republik ini dibutuhkan wise man yang punya pengalaman, dianggap punya praktek sebagai negarawan," katanya usai nonton film ‘Silariang’ di Jakarta, Jumat (10/3/2017) malam.

Ia menambahkan, dengan jumlah yang tidak cukup banyak, maka Jusuf Kalla bersedia untuk menjadi skretaris di klub presiden tersebut.

“Ha ha ha, nanti saya jadi sekretarisnya. Hanya butuh satu sekretaris saja cukup untuk undang rapat," tuturnya sambil tertawa.


Kalam Sanjaya

 

(Foto: Humas KKP)

 

Malang, Laporannews - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, sebagai negara maritim, Indonesia harus mampu memprioritaskan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia, sehingga diperlukan partisipasi aktif, terutama para akademisi untuk andil dalam memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan kelautan dan perikanan, yakni sebagai agen perubahan.

"Saya meminta akademisi menjadi partisipan aktif, agen perubahan, yaitu mengubah bangsa kita menjadi bangsa yang tadinya agricultur menuju maritim," katanya saat memberikan orasi ilmiah pada wisuda ke 83 angkatan I tahun 2017 di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (25/02).

Ia menilai, mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia bukanlah cita-cita ambisius, tapi juga memerlukan sikap dan cara berpikir realistis. "Poros maritim itu bukan hanya sekedar kegiatan di dalam negeri. Poros adalah sebuah titik tolak dari putaran kemana mana. Sebagai negara maritim kita harus menjaga laut kita, karena laut merupakan masa depan bangsa" tuturnya dalam rilis yang diterima Laporannews.

Dalam orasi Ilmiah dengan tema "Prioritas Pembangunan Kelautan dan Perikanan Indonesia" Menteri yang dikenal nyentrik itu menceritakan perjuangannya dalam melanjutkan hidup dengan bermodalkan ijazah SMP. "Dengan ijazah SMP saya tidak bisa apa-apa, hanya jualan ikan. Saya pulang kampung ke Pangandaran. Dari jualan ikan 5 kilo, jadi 5 ton. Hingga lama-lama bisa ekspor," kenangnya.

Ia pun berpesan kepada ratusan wisudawan yang hadir untuk tidak mudah pantang menyerah. "Dont give up! Karena percuma punya title sarjana namun malas dan mudah menyerah", tandasnya.

Setelah melakukan orasinya, menteri Susi melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Universitas Muhammadiyah Malang, tentang pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di bidang kelautan dan perikanan.

Disamping itu, kesepakatan bersama juga ditandatangani dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang juga turut hadir dalam wisuda tersebut. Kerjasama yang disepakati terkait pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan (KP) melalui pendidikan dan kebudayaan, yang mencakup fasilitasi pendukung penyelenggaraan pendidikan di bidang KP, peningkatan mutu dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang KP, pertukaran tenaga ahli, pemanfaatan data dan informasi serta pemanfaatan sarana dan prasarana.

 

(Menteri Susi saat mendatangani kesepakatan kerjasama antara KKP dengan UMM)

 

Adapun kerjasama dengan UMM adalah mencakup aspek pendidikan (kuliah tamu, pelatihan, magang kerja di bidang KP serta pertukaran tenaga ahli/pakar), aspek penelitian (pendampingan penyusunan regulasi di bidang KP serta kerja sama di bidang pengembangan potensi sumber daya laut dan perikanan), aspek pengabdian masyarakat (penempatan mahasiswa kuliah kerja nyata di perbatasan dan daerah tertinggal serta kawasan pesisir), dan aspek pemanfaatan sarana dan prasarana milik kedua pihak dalam menunjang kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Kawasan Pesisir.


A. Ainul Ghurri

 

(Foto: Biro Pers Setpres)

 

Jakarta, Laporannews – Presiden Joko Widodo menerima kunjungan ketua majelis Syuro Arab Arab Saudi, Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim. Kunjungan itu diterima oleh pihak Istana Negara. Kamis (16/02). Dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pertemuan itu merupakan momen bersejarah. Karena kunjungan Arab Saudi terakhir pada 46 tahun silam.

"Saya senang bertemu dengan Yang Mulia. Indonesia sedang mempersiapkan kunjungan Sri Baginda Raja Salman ke Indonesia nanti pada tanggal 1-9 Maret 2017 yang akan datang. Kunjungan ini, kunjungan bersejarah setelah terakhir Sri Baginda Raja Faisal ke Indonesia 46 tahun yang lalu," katanya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (16/02).

Setelah ke Istana, delegasi Arab Saudi berencana akan bertemu dengan ketua DPR RI Setya Novanto. Presiden berharap, pertemuan Arab Saudi dengan ketua DPR, bisa memberikan manfaat kerjasama untuk meningkatkat perekonomian Indonesia dan Arab Saudi.

"Yang Mulia, saya tahu Yang Mulia akan bertemu dengan Ketua DPR Republik Indonesia. Ini sangat penting agar kerja sama antara Dewan Syura Arab Saudi dapat mendukung hubungan bilateral antara Arab Saudi dan Indonesia," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M. Fachir menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo meminta pihak Arab Saudi merealisasikan komitmen dan rencana investasi di Indonesia dalam rangka peningkatan kerja sama bidang ekonomi.

"Tadi dimintakan bantuan dari Ketua Majelis Syuro Arab Saudi untuk direalisasikannya berbagai rencana dan komitmen investasi dari pihak Arab Saudi di Indonesia," paparnya.

Ia menambahkan, Presiden Jokowi juga menyampaikan adanya penurunan volume perdagangan kedua negara. Lanjutnya, penurunan volume perdagangan tersebut tidak hanya dengan Indonesia tetapi hampir di seluruh dunia terutama karena faktor menurunnya harga minyak.

"Terdapat catatan adanya penurunan volume perdagangan yang signifikan dari 2014 ke 2015 sebesar 36%. Selanjutnya mengenai hal-hal lain, beliau tentu akan berkomunikasi dengan Kementerian Kementerian terkait di Kerajaan Arab Saudi," tuturnya.

Selain bidang ekonomi dan perdagangan, Presiden Jokowi juga menyampaikan isu menyangkut perlindungan warga negara Indonesia yang berada di sana, baik yang melaksanakan haji dan umrah maupun yang bermukim di Saudi Arabia.

"Beliau secara khusus mendorong agar kedua parlemen bekerja sama memerangi terorisme dan menyebarkan Islam yang toleran yang damai yang rahmatan lil alamin," pungkasnya.


Kalam Sanjaya

 

(Foto: A. Ainul Ghurri/ Menteri Rini di acara Forum BUMN 2016)

 

Jakarta, Laporannews – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Sumarno, ikut berpartisipasi pesta Demokrasi di Pilkada DKI Jakarat 2017. Ia terdaftar sebagai hak pilihnya di TPS 05 Patra Kuningan, Jakarta Selatan, bersamaan dengan Presiden ke-3 BJ. Habibi.

Usai menggunakan hak suaranya, ia sempat berbincang singkat dengan para tetangganya. Kemudian mereka berfoto bersama.

Pada kesempatan itu, ia mengatakan bahwa pada dasarnya DKI Jakarta membutuhkan seorang pemimpin yang menginginkan Jakarta maju untuk bangsa dan negara dan harus transparan serta mempunyai solusi dalam mengatasi masalah yang ada di Jakarta. Sehingga, pemimpin Jakarta yang baru nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Jakarta itu adalah Ibukota, jadi window dari Indonesia ke dunia oleh karena itu yang memimpin harus betul-betul profesionalisme, betul-betul memikirkan yang terbaik untuk warga Jakarta maupun untuk bangsa Indonesia, dan yang paling utama dari hati nurani " katanya di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/02).

Ia juga berharap, perbaikan ekonomi di Jakarta bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, khususnya warga Jakarta. "Utamanya terus makin ditingkatkan kesejahteraan masyarakat dan lebih merata. Jadi perbaikan ekonomi dapat dirasakan semua warga Jakarta, jadi pemerataan harus ditingkatkan," ujarnya.

Ia menambahkan, perbaikan ekonomi pada masyarakat lapisan bawah bisa diatasi dengan baik, sehingga kesenjangan ekonomi di Jakarta bisa diminimalisir.

“Jadi masyarakat bawah harus bisa kita tingkatkan kemampuan ekonominya. Sehingga perbedaan ekonomi tidak terlalu tinggi dari yang paling bawah ke yang paling atas," pungkasnya.


A. Ainul Ghurri

 

(Foto: A. Ainul Ghurri/ Andreas Hugo Pareira)

 

Jakarta, Laporannews - Rapat Pimpinan Nasional yang dipimpin oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Selasa malam kemarin (7/02/2017) berlangsung sukses. Salah satu poin pidato SBY menyampaikan bahwa partai Demokrat saat ini kerap menjadi sasaran dan target dari beberapa pihak.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi I DPR RI dari partai berlambang banteng hitam itu, Andreas Hugo Pareira mengatakan, SBY harus menjelaskan apa yang dimaksud target agar masyarakat tidak bingung dalam menyikapi isi pidato tersebut.

"Sebagai pemimpin tentu, menyampaikan pesan-pesan politik lebih jelas arah, sehingga tidak membingungkan masyarakat," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, (8/02).

Ia menambahkan, SBY lebih baik mengurusi hal-hal yang lebih penting dan yang tidak menimbulkan keresahan masyarakat. Daripada membuat yang menimbulkan polemik berkepanjangan. "Saya kira itu jauh lebih penting, daripada menimbulkan polemik-polemik baru," imbuhnya.

Senator dari Dapil I Nusa Tenggara Timur itu mengharapkan, dalam isi pidato SBY itu, tidak menimbulkan suatu kegaduhan di masyarakat, karena mengingat SBY sebagai pemimpin dan mantan presiden, yang seharusnya dapat memberikan suasana kesejukan kepada masyarakat Indonesia.

"Ya kita berharap tidak terjadi seperti itu," pungkasnya.


A. Ainul Ghurri

(Foto: Presiden AS, Donald Trump)

 

Amerika Serikat, Laporannews – Pengadilan Federal Amerika Serikat menolak upaya banding Departemen Kehakiman untuk segera memberlakukan kembali perintah Presiden Donald Trump terkait larangan masuknya pengunjung dari sejumlah negara muslim. Keputusan itu disampaikan pada Minggu (5/2) waktu setempat, oleh Pengadilan Banding ke-9 di San Fransisco.

pengacara untuk negara bagian Washington dan Minnesota menegaskan bahwa larangan itu inkonstitusional karena menolak masuk seseorang yang mempunyai dokumen hak untuk bepergian yang valid tanpa proses.

Namun, penangguhan itu ditentang oleh Pelaksana Tugas Jaksa Agung Noel Francisco Sabtu kemarin yang berpendapat bahwa Presiden punya kewenangan untuk memutuskan siapa yang boleh masuk atau tinggal di Amerika Serikat.

"Kekuasaan untuk mengusir atau melarang imigran adalah kewenangan fundamental yang diberikan Kongres kepada kantor ekskutif pemerintahan dan secara umum memiliki kekebalan dari kendali hukum," ujar Noel seperti dilansir BBC.Senin, (6/02).

Sementara, Kementerian Kehakiman diberikan tenggat waktu hingga  pukul 15.00, Senin, untuk memberikan dokumen berisikan penjelasan lebih jauh mengenai penolakan mereka atas penangguhan larangan Trump.


Laelie Ali Alamsyah

 

(Foto: Biro Pers Setpres)

 

Jakarta, Laporannews - Mengakhiri kegiatan kunjungan kerja di Yogyakarta. Jumat, 27 Januari 2017. Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan sekaligus bersilaturahmi ke SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang. Turut mendampingi Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Dalam kunjungan tersebut,Presiden memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan para pamong yang telah berdedikasi tinggi dalam mempersiapkan anak-anak bangsa yang siap bertarung menghadapi era kompetisi.

"Saya sangat menghargai sekali apa yang sudah diberikan oleh pamong kepada anak-anakku semuanya, Kepala Sekolah kepada anak-anak semuanya," ucap Kepala Negara ketika memberikan Ceramah Pembekalan kepada siswa di Balairung Pancasila SMA Taruna Nusantara.

Penghargaan tersebut diberikan karena Presiden meyakini bahwa pola dan sistem pembelajaran yang diterapkan SMA Taruna Nusantara mencakup berbagai sisi keilmuan, mulai dari pendidikan karakter, enterpreneurship, hingga kejuangan. "Saya melihat di SMA Taruna Nusantara ini memang kesiapan untuk menuju visi ke depan itu memang ada di sini," ujar Presiden Joko Widodo kepada para jurnalis usai kunjungan.

Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo telah memberikan instruksi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy untuk menerapkan pola dan sistem pembelajaran serupa di seluruh sekolah yang ada di Tanah Air. "Sedang saya bicarakan dengan Mendikbud agar bisa di copy model SMA Taruna Nusantara ini di provinsi-provinsi yang lain," terangnya sesuai rilis yang diterima Laporannews.

Di sela-sela pengarahan, Presiden Joko Widodo juga menyempatkan diri membuka sesi tanya jawab dengan para siswa. Sejumlah pertanyaan dilontarkan oleh para siswa, utamanya mengenai sikap seorang pemimpin dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

Salah seorang siswa yang bernama Umar, mengajukan pertanyaan mengenai cara menumbuhkan karakter positif di kalangan anak bangsa.

"Bagaimana membentuk generasi muda yang sekarang banyak yang negatif menjadi positif?" tanya Umar.

Mendengar pertanyaan tersebut, Presiden Joko Widodo mengajak para siswa untuk selalu peduli kepada sesama dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan.

"Kalau kita selalu 'positive thinking', mengajak yang baik pada teman-teman, virus kebaikan akan tersebar. Saya kira sangat tergantung sekali pada individu masing-masing, kita mau hal-hal yang negatif atau positif," jawab Presiden Joko Widodo.

Tak lupa Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada para siswa untuk terus belajar dan tetap optimis menghadapi era kompetisi yang semakin sengit di masa depan. "Selamat belajar dan suatu saat saya ingin yang berada di hadapan saya ini akan banyak lahir pemimpin, baik di tingkat daerah, provinsi, dan nasional," ucap Presiden.


Kalam Sanjaya

 

Page 7 of 12

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan