Monday, 31 July 2017 00:00

Ini Alasan MUI Restui Dana Haji untuk Infrastruktur

Written by  Redaksi

(Foto: A. Ainul Ghurri)

 

Jakarta, Laporannews – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin mendukung dana jamaah haji digunakan untuk biaya pembangunan infrastruktur. Menurutnya, hukum menginvestasikan dana jamaah haji yang nilai sekitar 35 triliun yang ditanamkan di Surat Berharga Syariah Negara Ritel atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) boleh saja dilakukan oleh pemerintah.

“Kan memang boleh diinvestasi itu. Sekarang saja mungkin ada Rp 35 triliun itu sudah digunakan untuk Syukuk. Syukuk itu surat berharga syariah negara (SBSN). Justru dana haji itu harus digunakan pada proyek-proyek yang aman, yang penggunaannya itu oleh pemerintah, seperti misalnya jalan, lapangan terbang, pelabuhan. Nanti itu ada skema syariahnya,” katanya di Kediamannya, Jl Lorong 27, Koja, Jakarta Utara, Senin (31/07).

Rais Aam PBNU itu menilai, untuk menginvestasikan dana haji, pemerintah juga tidak perlu lagi meminta izin dari jamaah. Karena, menurutnya, jamaah haji sudah memberikan kuasa kepada pemerintah untuk dikelola dan dikembangkan.

“Jadi saya kira gitu. Karena jamaah haji sudah memberikan kuasa kepada pemerintah melalui Kemenag untuk dikelola dan dikembangkan,” tuturnya.

Ia pun menambahkan bahwa sudah ada fatwa dari Dewan Syariah MUI terkait pengelolaan dana haji yang salah satunya untuk infrastruktur. Fatwa itu turut ditandatangani oleh Ma'ruf Amin.

“Itu sudah mendapatkan fatwa dari dewan syariah nasional majelis fatwa MUI dan saya juga tanda tangani itu untuk kepentingan infrastruktur untuk lain-lain,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengatakan, tidak akan ada penyalahgunaan terkait pengelolaan dana haji, sehingga tidak riskan untuk diinvestasikan ke sektor infrastruktur. Sebab, kata dia, dana haji yang dipinjam untuk keperluan pembangunan infrastukur akan diganti oleh pemerintah.

"Kalau pemerintah tidak riskan, kalau di swasta memang ada risiko itu, karena itu kalau soal pelabuhan kan poinnya pemerintah yang akan mengembalikan itu. Tidak ada penyalahgunaan menurut saya," pungkasnya.


A. Ainul Ghurri

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan