Saturday, 25 February 2017 00:00

Menteri Susi Minta Akademisi Jadi Agen Perubahan Kelautan dan Perikanan

Written by  Redaksi

(Foto: Humas KKP)

 

Malang, Laporannews - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, sebagai negara maritim, Indonesia harus mampu memprioritaskan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia, sehingga diperlukan partisipasi aktif, terutama para akademisi untuk andil dalam memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan kelautan dan perikanan, yakni sebagai agen perubahan.

"Saya meminta akademisi menjadi partisipan aktif, agen perubahan, yaitu mengubah bangsa kita menjadi bangsa yang tadinya agricultur menuju maritim," katanya saat memberikan orasi ilmiah pada wisuda ke 83 angkatan I tahun 2017 di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (25/02).

Ia menilai, mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia bukanlah cita-cita ambisius, tapi juga memerlukan sikap dan cara berpikir realistis. "Poros maritim itu bukan hanya sekedar kegiatan di dalam negeri. Poros adalah sebuah titik tolak dari putaran kemana mana. Sebagai negara maritim kita harus menjaga laut kita, karena laut merupakan masa depan bangsa" tuturnya dalam rilis yang diterima Laporannews.

Dalam orasi Ilmiah dengan tema "Prioritas Pembangunan Kelautan dan Perikanan Indonesia" Menteri yang dikenal nyentrik itu menceritakan perjuangannya dalam melanjutkan hidup dengan bermodalkan ijazah SMP. "Dengan ijazah SMP saya tidak bisa apa-apa, hanya jualan ikan. Saya pulang kampung ke Pangandaran. Dari jualan ikan 5 kilo, jadi 5 ton. Hingga lama-lama bisa ekspor," kenangnya.

Ia pun berpesan kepada ratusan wisudawan yang hadir untuk tidak mudah pantang menyerah. "Dont give up! Karena percuma punya title sarjana namun malas dan mudah menyerah", tandasnya.

Setelah melakukan orasinya, menteri Susi melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Universitas Muhammadiyah Malang, tentang pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di bidang kelautan dan perikanan.

Disamping itu, kesepakatan bersama juga ditandatangani dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang juga turut hadir dalam wisuda tersebut. Kerjasama yang disepakati terkait pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan (KP) melalui pendidikan dan kebudayaan, yang mencakup fasilitasi pendukung penyelenggaraan pendidikan di bidang KP, peningkatan mutu dan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang KP, pertukaran tenaga ahli, pemanfaatan data dan informasi serta pemanfaatan sarana dan prasarana.

 

(Menteri Susi saat mendatangani kesepakatan kerjasama antara KKP dengan UMM)

 

Adapun kerjasama dengan UMM adalah mencakup aspek pendidikan (kuliah tamu, pelatihan, magang kerja di bidang KP serta pertukaran tenaga ahli/pakar), aspek penelitian (pendampingan penyusunan regulasi di bidang KP serta kerja sama di bidang pengembangan potensi sumber daya laut dan perikanan), aspek pengabdian masyarakat (penempatan mahasiswa kuliah kerja nyata di perbatasan dan daerah tertinggal serta kawasan pesisir), dan aspek pemanfaatan sarana dan prasarana milik kedua pihak dalam menunjang kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Kawasan Pesisir.


A. Ainul Ghurri

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan