Regional

(Foto: A. Ainul Ghurri)

 

Bandung, Laporannews – Walikota Bandung, Ridwan Kamil berencana untuk maju dalam pemilihan gubernur Jawa Barat di 2018 mendatang, karena tugasnya dalam memimpin Bandung sebentar lagi akan berakhir pada 2018. Walikota yang kerap disapa Kang Emil ini akan menyelesaikan satu periodenya dalam memimpin Bandung sebelum ia maju dalam pilkada tersebut. Ia mengatakan bahwa, ia menolak saat ditawari maju di Pilkada DKI karena masa jabatannya belum selesai.

"Jadi saya tetap komit menyelesaikan 5 tahun di Bandung setelah itu tinggal dua pilihan. Ya kemungkinan saya enggak akan terus ya. Fokus jadi arsitek lagi atau naik gubernur jika dukungannya riil ya. Saya menolak dicalonkan menjadi Gubernur DKI Jakarta itu karena saya tidak mau meninggalkan Bandung saat masa bakti yang belum selesai" ujar Emil di Kantor PDAM Tirtawening, Jalan Badak Singa, Jumat (17/3/2017).

Ia menambahkan, walaupun banyak warga Bandung yang menginginkan ia untuk menjadi Walikota Bandung, namun dukungan untuk maju dalam pemilihan gubernur tidak putus. Masyarakat Bandung mendukung keputusannya untuk menjadi Gubernur Jawa Barat. Kang Emil pun yakin jika di sisa kepemimpinannya sebagai walikota Bandung, ia bisa menuntaskan targetnya.

"Kan janji saya itu bukan janji dua periode. Saya engak pernah janji dua periode. Janji saya setia di Bandung menyelesaikan apa yang saya sumpahkan. Saya selesaikan di akhir 2018 itu kan selesai," bebernya.

Menurutnya, ada harapan warga lain di Jawa Barat yang menginginkan daerahnya bisa maju seperti Kota Bandung.


Indah Putri Wahyuningsih

(Foto: Website jakarta.go.id)

 

Jakarta, Laporannews – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan gugatan nelayan atas reklamasi Pulau F melawan Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok selaku tergugat.

Dalam sidang, majelis hakim memutuskan mengabulkan gugatan para penggugat. Baik kepada tergugat atau kepada tergugat intervensi, dalam hal ini adalah PT Jakarta Propertindo atau Jakpro.

"Menyatakan batalnya keputusan Gubernur DKI Nomor 2268 Tahun 2015 tentang pemberian izin reklamasi Pulau F kepada PT Jakarta Propertindo tertanggal 22 Oktober 2015," kata Ketua Majelis Hakim Baiq Juliani di PTUN, Jakarta Timur, Kamis (16/03) malam.

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengaku, belum menerima salinan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta soal gugatan izin reklamasi Pulau F, I, dan K. Jika surat putusan sudah diterima, maka pihak Pemprov DKI akan dalami putusan tersebut yang telah dimenangkan oleh nelayan.

"Kalau sudah kalah, ya tunggu dapat laporannya dari tim biro hukum, tim bekerja dulu. Baru lapor kepada gubernur. Kemudian baru kami tentukan posisi, apakah banding atau tidak," ujar Sumarsono, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/03).

Ia pun tidak ambil pusing soal rencana Pemprov DKI dalam menyikapi putusan tersebut. "Kalau kalah dan mereka menang (gugatan), lalu kami bagaimana? Untuk apa (pulau) itu? Lalu dibicarakan berikutnya, sekarang yang penting adalah dari aspek hukumnya dulu,” ujarnya.


Kalam Sanjaya

 

 (Foto: Biro Pers Setpres)

 

Jakarta, Laporannews - Presiden Jokowi akan meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk yang terletak di Kecamatan Sajigan Besar, Kabupaten Sambas, Jumat (17/03/2017). Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kapuas Hulu pada hari Kamis (16/03/2017).

Presiden Jokowi dan Ibu Negara, beserta rombongan dikabarkan akan tiba di Aruk, Kabupaten Sambas pada pukul 09.30 dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU dari Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya.

Tidak hanya itu,  Presiden Jokowi dijadwalkan akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di lokasi yang letaknya berdekatan dengan PLBN Aruk. Setelah meresmikan PLBN Aruk.

Kemudian, usai salat Jumat, Presiden dan rombongan akan bertolak menuju Kota Singkawang dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU dan direncanakan menginap di Singkawang sebelum melanjutkan kunjungan kerjanya esok harinya.

"Siang harinya, setelah menunaikan ibadah Salat Jumat, Presiden dan Ibu Iriana melanjutkan perjalanan menuju Kota Singkawang dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU," kata Kepala BPMI Sekretariat Presiden, Bey Machmudin dalam rilis yang diterima Laporannews.

Disamping peresmian PLBN Aruk, Jokowi juga akan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) Parit Baru di Kabupaten Mempawah. Groundbreaking MPP berkapasitas 4×25 MW yang merupakan Program 35.000 MW yang pernah dihadiri Jokowi pada bulan Juni tahun lalu.


 Martha Reka

(Foto: Biro Pers Setpres)

 

Jakarta, Laporannews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat Kamis pagi (16/3/2017). dengan menggunakan pesawat kepresidenan RJ-85 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi akan dijadwalkan untuk meresmikan pos lintas batas negara (PLBN), yaitu kawasan Aruk Kabupaten Sambas dan di Badau Kabupaten Kapuas Hulu. Adapun yang Turut menyertai rombongan Jokowi adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek.

Kunjungan pertama Jokowi beranjak ke PLBN Terpadu Nanga Badau, Kapuas Hulu dengan menempuh perjalanan darat. Setelah meresmikan kawasan PLBN Nanga Badau, Presiden dan Ibu Iriana melanjutkan perjalanan menuju Kantor Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Menurut Camat Badau Didik Widiyanto ada sekitar kurang lebih 15.000 warga sekitar akan memadati lapangan Kantor Camat Badau untuk menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) kemudian Program Makanan Tambahan (PMT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Sekitar 1000 warga akan mendapatkan bantuan, sisanya masyarakat yang benar-benar ingin melihat Presiden secara langsung," Ucap Didik, Kamis (16/3/2017). 

Tidak hanya itu, pada sore nanti, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Pangsuma, Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu untuk menuju Bandara Soepadio, Kalimantan Barat dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ 85.

Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan bermalam di Pontianak dan keesokan harinya, Presiden dan Ibu Iriana akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sambas. 


 Martha Reka

(Foto: A. Ainul Ghurri)

 

Jakarta, Laporannews - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengunjungi rumah Almarhumah Hindun binti Raisman, nenek yang berusia 78 tahun, warga Jalan Karet Karya, Setiabudi, Jakarta Selatan. Senin, (13/3/2017), dengan menggunakan kemeja putih bergaris biru. Almarhumah Hindun ini sempat menjadi viral di media sosial. Akibat, dugaan spanduk warga yang menolak menshalatkan almarhumah di  Musala Al Mukminun, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Sebelum memasuki rumah Almarhumah Nenek hindun, Ahok berbincang dulu dengan warga setempat, Ahok kemudian masuk ke rumah Almarhumah Nenek Hindun selama 30 menit dan mendengarkan cerita dari keluarga Almarhumah Nenek Hindun. Pertemuan antara Ahok dan pihak keluarga Nenek Hindun sendiri dilangsungkan secara tertutup.

Dalam kunjungan tersebut, Neneng, putri bungsu Hindun mengatakan, kalau ibunya memang memilih Ahok-Djarot. Saat pencoblosan Pilgub DKI, Hindun mencoblos di kamarnya dengan disambangi petugas TPS. sehingga diketahui bahwa Nenek Hindun memilih Ahok-Djarot, pemilihan yang disaksikan tersebut pun menjadi tidak rahasia.

Namun, Menurut Abdul Rachman, Ketua RT setempat, jenazah Hindun dishalatkan di rumah karena gerimis dan waktu sudah sore. Jenazah tidak ditolak dishalatkan di musala. Tidak hanya itu, Ustaz Syafii yang juga pengurus musala ikut menyalatkan dan mengurus pemakaman. Serta menyediakan ambulan.

Syamsul Bahri yang merupakan tetangga Almarhumah Nenek Hindun pun juga mengatakan, warga membantu mengurus jenazah Hindun dan datang melayat.

"Waktu itu saya baru pulang dari kantor, berita duka terdengar di mushala-mushala RW 5. Itu pergerakan secara otomatis, kalau warga RW 5 itu untuk berita duka cepet gotong royongnya. Saya bersama pengurus masjid, Ustaz Syafi'i, langsung ambil pemandian mayat di masjid lainnya, kita dorong, kita siapkan, kita hubungin pemandi mayat," tutur Syamsul.

Ahok berharap agar masalah tersebut, tidka dibesar-besarkan dan diekspos lagi oleh media. “Teman-teman media juga jangan tulis lagi. Tutup saja kasus ini. Ini adalah hal yang memalukan buat bangsa kita. Gak usah cerita-cerita lagi lah. Yang penting sekarang kita doakan supaya almarhumah dilapangkan jalan kuburnya,” ucap Ahok, Senin, (13/03). 


 Martha Reka 

Jakarta, Laporannews - Ribuan orang menghadiri kegiatan haul Presiden ke-2 Indonesia Soeharto dan peringatan 51 tahun Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) di Masjid At-Tin, Sabtu (11/03/2017).

Haul tersebut, dihadiri sejumlah ulama seperti KH. Arifin Ilham (Pimpinan Majelis Zikir Az Zikra), KH. Abdullah Gymnastiar alasi Aa’ Gym, dan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Calon Gurbernur Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, serta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, hingga mantan Ketua DPR Akbar Tanjung.

Menurut Habib Rizieq, dikeluarkannya Supersemar oleh Soekarno karena kondisi Indonesia ketika itu dalam kondisi yang darurat usai terjadinya peristiwa G30S 1965.

"Langkah Soekarno memberikan kuasa ke Soeharto tepat karena negara dalam keadaan darurat akibat pengkhianatan PKI," ucapnya di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Sabtu (11/03).

Dalam kesempatan ini, Anies juga sempat mengomentari sosok Presiden ke-2 Soeharto. Menurutnya, Soeharto jelas memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. “Setiap pemimpin memiliki zamannya, dan setiap zaman memiliki pemimpinnya. Jadi, di zamannya figur Pak Harto adalah seorang pemimpin yang banyak berbicara pembangunan,” tutur Anies.

“Setiap manusia ada kekurangan ada kelebihan. Bagian kita sebagai generasi penerus adalah mengambil hikmahnya, bukan sekedar menengok apa yang sudah terjadi. Mengambil hikmahnya dan banyak pelajaran kepemimpinan yang kita ambil dari figur Pak Harto,” sambung Anies. 


 Martha Reka

Jakarta, Laporannews - Gurbernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok turut hadir dalam pertemuan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, Rabu (8/3/2017) di tempat kediaman Megawati. Pertemuan berlangsung tertutup selama sekitar satu jam hingga sekitar pukul 12.15 WIB.

Dalam pertemuan tersebut, Ahok mengatakan, sudah sempat ada kesepakatan mengenai pembangunan kota antara DKI dengan Ibu Kota Afrika Selatan, Cape Town. Namun nota kesepakatan tersebut belum ditandatangani, karena Ahok harus berangkat ke Afrika Selatan.

“Kita itu sudah lama ada MoU dengan Capetown. Tapi belum ditandatangani. Jadi kan harusnya mesti ke sana tanda tangan. Ya udah aku bilang nanti cepat-cepat beresin deh biar nggak tertunda,'' katanya, usai pertemuan, Rabu (8/03).

Tidak hanya itu, dalam pertemuan dan kerjasama ‘sistercity’ itu, Ahok tertarik untuk menerapkan budidaya perikanan ikan kerapu yang ada di Cape Town  untuk dikembangkan di kepulauan seribu, sehingga Kepulauan Seribu tidak hanya sebagai objek wisata namun juga sebagai lokasi industri perikanan.

"Kalau di sana, mereka bisnisnya menyediain lahan, perizinan. Saya bilang kita lebih baik kerja sama antar perusahaan, ada Badan Usaha Milik Daerah yang begitu banyak, termasuk swasta," imbuhnya.

Namun, kerjasama tersebut akan terjalankan jika Ahok aktif kembali sebagai Gurbernur DKI Jakarta. Selain itu, hubungan pertemuan tersebut juga tidak berhubungan dengan politik Pilkada Jakarta.


Martha Reka 

 

(Foto: Muhammad Reza)

 

Jakarta, Laporannews - Masa kampanye pilihan gubernur dan wakil gubernur putaran kedua sudah resmi dibuka. Hal ini disambut baik oleh pasangan nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Uno.

Calon Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengawali kampanye di putaran kedua ini dengan memfokuskan di daerah Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang terus berupaya untuk mendulang suara di TPS-TPS yang ada di wilayah tersebut.

"Jadi Jakarta Utara dan Jakarta Barat bisa kita klasifikasikan sebagai daerah yang akan sering kita kunjungi. Karena suara kita ada, tapi perolehannya belum maksimal. Jadi itu yang nanti kita ada tempat yang terutama TPS yang anomali. Ada 400-an lebih yang khusus di daerah yang dikhawatirkan. Di situ kami akan lebih intensif lagi," katanya di Arcade Plaza, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/03).

Kampanye pasangan calon ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sandiaga Uno menanggapi rencana Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang akan menjadi juru kampanye dan mengikuti kegiatan blusukan yang dilakukan untuk mendulang suara yang lebih banyak.

"Kita lagi menunggu tanggalnya, beliau sudah sampaikan waktu Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS dan waktu perkawinan anak beliau, siap cuti. Jadi menurut saya, Pak Aher mungkin lebih efektif kalau weekend, ya," imbuhnya.

Ia pun mengaku bahwa dirinya telah menyiapkan uang pribadinya yang akan digunakan untuk masa kampanye putaran kedua. Walaupun begitu, ia tetap mengingatkan kepada tim pemenangannya untuk mencari sumber dana lain dan penggunaan dana yang transparan.

"Saya kebetulan punya keleluasan dari segi ekonomi, tetapi saya minta karena ekonomi sedang sulit, yuk kita seefisien mungkin," ujarnya.


Indah Putri

 

Jakarta, Laporannews – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku sempat berbincang dengan SBY sebelum Raja Arab Salman bin Abdulaziz Al Saud tiba di Gedung DPR/MPR. Namun, ia tidak mengungkapkan obrolan tersebut yang sama-sama berlatar belakang tentara itu.

Setelah perbincangan selesai, ia mengatakan, akan bertemu secara khusus dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pertemuan itu membahas soal arah koalisi Pilkada DKI Putaran Kedua. Namun, ia tidak menyebutkan kapan pertemuan itu dilaksanakan.

“Ya kita komunikasi bagus. Pasti ada pertemuan, Rencana pertemuan belum tahu,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/03/).

Ia meminta waktu untuk pertemuan politik antara pimpinan partai Gerindra dan Demokrat itu. “Kita lihat nanti ya, pokoknya kita lihat nanti,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pasangan calon yang diusung SBY yakni Agus Yudhoyono-Sylviana Murni dipastikan tersingkir di putaran kedua Pilgub DKI. Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahja Purnama-Djarot Saiful Hidayat lolos dalam putaran berikutnya. Kedua pasangan calon itu pun tengah gencar memperkuat koalisi di putaran kedua nanti.


 Muhammad Reza

 

Jakarta, Laporannews – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mendatangi Balai Kota Jakarta. Kedatanganya itu untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

Ia mengaku kedatanganya itu terkait dukungan Pilkada DKI Jakarta tahap putaran ke dua. "Iya, ada omongan (dengan pilkada). Ini bagian dari komunikasi untuk memastikan beberapa aspirasi yang penting dalam konteks untuk menguatkan Jakarta yang toleran dan sejahtera," katanya usai bertemu Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (2/03).

Namun, ia menjelaskan, hingga kini PKB belum ada keputusan tetap untuk mendukung Ahok-Djarot atau Anis-Sandi. Menurutnya, dukungan akan dilakukan setelah adanya hasil rekapitulasi perhitungan suara dari KPU DKI Jakarta.

"Belum, belum tetap dukungan nunggu setelah ketetapan KPU kemungkinan besar ya minggu depan Senin (6/2), sedang mematangkan, masih terbuka terhadap segala kemungkinan,” tuturnya.

Ia menyebutkan, PKB mengajukan syarat khusus apabila pasangan Ahok Djarot ingin didukung PKB. "Ya syaratnya yang mendasar adalah tadi kita mengusulkan sebuah pemikiran secara konkrit bagaimana nanti Jakarta bisa menjadi Ibu Kota yang toleran sekaligus masyarakatnya sejahtera," ujarnya.

Hingga kini, PKB masih menjaring aspirasi soal dukungan Pilkada putaran kedua diantaranya dari Nahdlatul Ulama, tokoh masyarakat, basis dan struktur partai.

Selain itu, ia pun mengaku bahwa pertemuanya itu juga akan dilakukan dengan Calon Gubernur DKI nomor urut 3 Anis Baswedan. “Mungkin Siang ini (bertemu Anis),” ucapnya.

Ia menyebutkan, alasan melakukan pertemuan dengan kedua pasangan calon DKI itu bahwa program visi-misi kedua paslon itu kongkrit.

"Dari kedua calon visinya baik tapi kita punya versi program yang konkrit bagaimana membangun Jakarta yang toleran, yang sejahtera nah kita lihat dari 2 kandidat ini mana yang lebih meyakinkan," pungkasnya.


A. Ainul Ghurri

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan