Regional

(Foto: Muhammad Reza)

 

Jakarta, Laporannews – Wakil gubernur terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno berjanji kepada buruh Jakarta untuk meningkatkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan memberi perhatian khusus serta kesejahteraan bagi buruh yang ada di Jakarta saat ia resmi menjabat nanti.

“Belum ada pembicaraan tepatnya berapa, tapi tentunya setiap tahun harus ada penyesuaian. Tinggal penyesuaiannya ini kita mau pembicaraan itu sesegera mungkin,” ucap Sandi saat ditemui di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/05).

Sandi mengatakan bahwa kenaikan UMP DKI Jakarta akan dibahas melalui Kelompok Kerja (Pokja) yang akan diumumkan setelah penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada 5 Mei mendatang. Sandi juga meyakini bahwa proses komunikasi dengan serikat buruh akan berjalan lebih mudah karena Anies dan dirinya telah didukung oleh serikat buruh.

“Nanti dibagikan diskusi tim (tim transisi) juga akan ada pokja mengenai tenaga kerja. Di situ akan kita buka ruang diskusi seluas-luasnya untuk diskusi antara tripartit ini, antara teman-teman serikat pekerja, dunia usaha, dan pemerintah (Pemprov DKI Jakarta). Itu kita inginkan,” ujarnya.

Sandi menuturkan, jika berdasarkan statistik bisnisnya yang dimiliki dulu, ketika ia mengelola sebanyak 28 usaha di wilayah Jakarta, biaya tenaga kerja di bawah 15% dari total biaya, masih ada biaya lain seperti perizinan, biaya energi, dan biaya lainnya.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi sebesar Rp3.355.750 perbulan. Nilai ini naik 8,25% dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah Rp3,1 juta. Besaran UMP tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Dalam PP ini, perhitungan kenaikan UMP berdasarkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.


Indah Putri Wahyuningsih

 

(Foto: A. Ainul Ghurri)

 

Jakarta, Laporannews – Pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno patut berbangga hati karena mereka telah unggul dalam perolehan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Sandiaga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada warga yang telah memilih dirinya untuk memimpin Jakarta selama lima tahun mendatang.

"Alhamdulillah hasilnya sudah, sekarang sudah final diketok, dan kami mengapresiasi rakyat Jakarta karena 3.240.000 yang memilih Anies-Sandi dan sekitar 2.350.000 yang memilih Pak Basuki dan sekarang akhirnya sekarang kita satu," kata Sandi ketika ditemui di Jalan Pulombangkeng Nomor 5, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (30/4/2017).

Sandi juga mengatakan bahwa Jakarta merupakan rumah bersama, untuk itu ia membutuhkan kerja sama dari semua warga untuk membangun Jakarta lebih baik di masa pemerintahannya nanti.

"Jakarta adalah rumah kita bersama, mari kita bangun Jakarta ini, lebih baik lagi ke depannya, standar yang sudah dibangun dan sudah diangkat oleh pak Basuki yang cukup tinggi, kita harus pastikan bahwa 5 tahun ke depan standar yang lebih tinggi lagi, yang akan kita tinggikan di DKI Jakarta," paparnya.

Sandi menghimbau kepada semua PNS agar tidak bermalas-malasan bertugas. Ia akan menindak tegas PNS yang malas saat menjabat nanti. Menurutnya, tidak ada orang malas yang bisa sukses. Ia juga menambahkan bahwa banyaknya PNS yang malas bekerja membuat citra PNS dan pemerintah tercoreng di depan warga.

"Saya tegas sekali, saya lihat saja bangun usaha seperti apa, ada nggak orang sukses itu karena bermalas-malasan, itu yang akan menjadi semangat kami, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Jadi itu etos kerja yang selama ini kami tampilkan, dan motivasi kita untuk birokrasi itu, adalah birokrasi yang berprestasi, apresiasi, yang masih belum maksimal kita motivasi, motivasi itu harusnya one on one kalau prestasi itu apresiasinya di depan umum, dan yang malas-malasan setelah digunakan undang-undang ya harus di amputasi," tutupnya.


Indah Putri Wahyuningsih

 

 

Jakarta, Laporannews – Gubernur terpilih, Anies Rasyid Baswedan segera mengagendakan pertemuannya dengan Basuki Tjahaja Purnama. Pertemuan ini akan dilaksanakan setelah KPU DKI Jakarta mengumumkan dengan resmi pemenang dari pilkada DKI putaran kedua.

"Pak Basuki kemarin disampaikan, nanti sesudah resmi dari pilkada, maka tim dari kami (Anies-Sandi) akan bertemu dengan tim Pak Basuki," ujar Anies, Jakarta, Sabtu (29/04).

Anies mengatakan bahwa komunikasi antar gubernur lama dan gubernur baru harus tetap dijaga untuk mewujudkan Jakarta yang lebih baik untuk warganya. Tim transisi juga diperlukan untuk menjembatani komunikasi antara ia dan Ahok, sehingga pergantian kepemimpinan di DKI Jakarta bisa lancar.

"Tongkat estafet itu berpindah. Dalam perpindahan itu, ada program-program yang harus sudah dipersiapkan dari sekarang karena anggaran tahun depan. Sudah mulai dibahas dari sekarang," ucap Anies.

Melalui tim transisinya, Anies menyampaikan akan menjelaskan apa yang akan dimasukkan ke rencana pembahasan APBDnya agar program tahun depan saat Jakarta dipimpinnya tidak tersendat. Anies juga menuturkan bahwa pertemuannya dengan Ahok yang dilakukan setelah penetapan pemenang pilkada DKI tidak membicarakan masalah program kerja. Anies hanya menganggap pertemuan tersebut hanya pertemuan biasa.

"Kita belum merasa pas membicarakan sebelum ada keputusan dari KPU. Kita bertemu hanya membicarakan sebagai dua pribadi yang sama-sama mengikuti pilkada yang sama-sama mengikuti pilkada, komit untuk meneruskan estafet dengan baik," tutup Anies.


 

Indah Putri Wahyuningsih

(Foto: Muhammad Reza)

 

Jakarta, Laporannews – Anies Baswedan belum resmi duduk sebagai gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Pemerintah baru akan melantik pasangan Anies-Sandi sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta bulan Oktober 2017 mendatang. Belum resminya Anies menjadi pemimpin DKI, membuat para warga sudah bertanya-tanya mengenai program yang pernah dicanangkan dulu saat berkampanye terutama program rumah DP Rp0. Anies pun enggan menjelaskan sebelum ia dilantik dan resmi menjadi pemimpin Jakarta.

"Nanti, masih panjang, tunggu sampai Oktober. Kita merasa, saya jelaskan sekarang juga enggak bisa terwujud sampai Oktober. Jadi malah justru jaga saja penasarannya sampai Oktober, biar dijaga sampai Oktober. Nanti pas Oktober, nah itu lihat," kata Anies di kediamannya, Jalan Lebak Bulus Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2017).

Anies-Sandi mengaku ingin fokus untuk merealisasikan programnya setelah mengetahui bahwa pilkada DKI Jakarta dimenangkan oleh pasangan calon yang berciri kemeja putih dilengkapi peci hitam. Mereka juga mengatakan jika semua program itu akan dikebut saat ia sudah dilantik sebagai pemimpin DKI Jakarta yang baru pada Oktober mendatang.

"Setelah Oktober, kita mendapatkan mandat dan dilantik itu bisa kita lakukan sebagai program sosialisasi atas realisasi janji kita," ucap Sandiaga.

Sementara itu, Anies berharap kepada Basuki Tjahaja Purnama segera membereskan program-program dalam masa jabatannya. Anies mengaku heran saat ia ditagih janji padahal ia belum menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Sebelum sampai saya, tolong (programnya) dibereskan dulu. Baru masuk (dilanjutkan), jadi saya pingin PR-PRnya nanti biar gubernur baru yang ngurusin, gubernurnya belum ganti, nanti masih enam bulan," kata Anies di kediamannya, Jalan Lebak Bulus Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2017).


Indah Putri Wahyuningsih

 

 

 

Garut, Laporannews – Gempa berkekuatan 5,4 skala richter mengguncang sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Garut. Gempa terjadi pukul 01.10 WIB yang berpusat di sekitar 8.10 LS,107.86 BT atau 58 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (24/4/2017).

Berdasarkan siaran resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa berada di kedalaman 13 kilometer di laut, 58 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Selain BMKG, BPBD Jawa Barat menyebutkan gempa tersebut tidak memicu terjadinya gelombang tsunami.

Kuatnya guncangan gempa yang terjadi membuat beberapa warga panik dan berhamburan keluar rumah guna menyelamatkan diri. Warga pun merasakan guncangan gempa yang berdurasi sekitar satu menitan.

"TV LCD saya hampir terjatuh akibat besarnya goyangan. Saya bangunkan ibu dan adik-adik saya, saya masih sedikit shock," ucap Siti, salah satu warga RW 15 Desa Jayaraga.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Mochamad Riyadi, mengatakan guncangan gempa bumi itu dirasakan oleh beberapa orang. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang (II MMI) dan dirasakan nyata dalam rumah (III MMI) di wilayah Tasikmalaya serta Sumedang.

"Di wilayah Banjar, Pangandaran, Kabupaten Bandung dan Garut dirasakan II MMI. Gempa bumi ini tercatat dengan baik oleh peralatan BMKG dan di berbagai daerah tersebut beberapa orang dilaporkan merasakan adanya guncangan gempa bumi," kata Mochamad Riyadi, Senin (24/4/2017).

Dia menjelaskan, penyebab gempa bumi tersebut adalah adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia dengan laju 61 mm/tahun dan menyebabkan deformasi/patahan batuan di zona Benioff pada kedalaman 63 km.


Indah Putri Wahyuningsih


(Foto: Dok. Polres Bogor)

 

Bogor, Laporannews - Pada hari sabtu, 22 April 2017 sekitar pukul jam 17. 30 WIB, telah terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya puncak Bogor, tepatnya di lokasi turunan Selarong, Desa Cipayung Kecamatan Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Sedikitnya, ada tiga orang korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut yang melibatkan 12 kendaraan.

Selain itu, korban lain dengan luka berat dan ringan berjumlah sembilan orang yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Dari beberapa korban tersebut memiliki identitas yang berbeda dan berasal dari daerah yang berbeda.

Kecelakaan tersebut, terjadi saat kendaraan Bus Pariwisata HS, bergerak dari arah puncak menuju ke arah Gadog puncak Bogor. Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), Bus Pariwisata tersebut mengalami rem blong dengan kondisi licin karena cuaca hujan, sehingga bus tersebut mengalami hilang kendali dengan bergerak ke kanan jalan dan menabrak kendaraan Grand Livina dan terus bergerak ke kanan kemudian menabrak kendaraan sepeda motor Honda Vario.

Setelah itu, Bus tersebut menabrak mobil Daihatsu Ayla dan sepeda motor Yamaha Vixion dan terus bergerak ke kiri jalan, sehingga menabrak kendaraan Toyota Avanza warna putih yang bergerak searah dari arah puncak, kemudian Bus tersebut kembali menabrak kendaraan Toyota Rush dan terakhir telah menabrak kendaraan Toyota Avanza warna Hitam dengan posisi terakhir di markas jalan ke arah Gadog.

Tabrakan beruntun tersebut, mengakibatkan arus lalu lintas jalan menuju puncak mengalami kemacetan parah.

Berikut nama lengkap dan pekerjaan serta tempat tinggal 3 korban meninggal kecelakaan maut:

1. Okta Riyansyah Purnama Putra umur 26 tahun. Alamat Jalan Rawan 8 No 634 RT 10/02, Kel. Lebak Gajah, Kec amatan Sematang Borong, Kota Palembang.

2. Jainudin. Alamat Babakan Lebak RT 02/06, Kec. Sinar Galih, Kab Bogor

3. Dadang, Kades Citeko umur 45 tahun. Alamat Citeko, Kec. Cisarua, Kab Bogor

Dan Berikut nama korban luka berat:

1. Penumpang sepeda motor Vixion (identitas belum diketahui)

2. Aris Ris Beni umur 16 tahun, pelajar. Alamat Tangerang .

3. Saiful Bahri umur 33 tahun, karyawan swasta. Alamat Jalan Menteng Atas Selatan 2 Jakarta selatan

Berikut nama-nama korban luka ringan:

1. Hasanudin umur 21 tahun. Alamat Villa Tangerang Indah RT 10/05, Kel. Gebang Raya, Kec. Priuk, Kota Tangerang.

2. Tommy Gunawan umur 36 tahun, karyawan swasta. Alamat Sindang Sari RT 03/02, Tanah Bar, Kota Bogor.

3. Darus Zaelani umur 40 tahun, sopir. Alamat Cibeureum RT 02/01 Cisarua

Sementara kerugian materi dalam kecelakaan maut tersebut kurang lebih, Lima ratus juta rupiah.


A. Ainul Ghurri

 

 

Jakarta, Laporannews – Pilkada DKI Jakarta putaran kedua baru terlaksana 19 April lalu dengan perolehan suara pasangan calon Anies-Sandi unggul dibanding dengan Ahok-Djarot. Selisih perhitungan cepat yang dilakukan oleh lembaga survey menunjukkan perbedaan yang hanya sedikit. Pertarungan untuk mendapatkan kursi nomor 1 di DKI membuat kedua calon pemimpin ini bersaing ketat demi meraih simpatisan warga.

Unggulnya perolehan suara Anies-Sandi pada putaran kedua membuat sebagian warga sudah menagih janji saat masa kampanyenya dulu. Warga sudah tak sabar menanti kinerja dari pasangan yang berciri khas kemeja putih disertai peci hitamnya. Sandiaga Salahuddin Uno juga kerap kali mendapati warga secara langsung menagih janjinya. Padahal, masa jabat sebagai pemimpin Jakarta baru akan resmi Oktober mendatang.

“(Penagihan janji kampanye) karena itu terpicu mengenai berita tim transisi dan lain sebagainya. Kadang-kadang banyak yang lupa bahwa kami baru akan menjabat Oktober mendatang,” ujar Sandiaga di Auditorium Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Sabtu (22/4/2017).

Sandi juga mengaku bahwa ia akan terus mendukung pemerintahan Ahok-Djarot selama enam bulan ke depan. Ia pun berniat untuk meneruskan program-program jitu andalan pemerintah provinsi DKI Jakarta sebelumnya.

Sebelumnya, para warga menagih janji Anies-Sandi yang pernah diucapkan semasa kampanye, diantaranya DP rumah Rp0, terbukanya lowongan kerja, murahnya sembako, dan pembangunan stadion untuk tim sepak bola Persija Jakarta.

Melihat warga yang sudah banyak menagih janjinya, Sandi menegaskan bahwa pihaknya akan merealisasikan program yang telah dijanjikan. Ia juga menambahkan jika pihaknya telah menganggarkan dana untuk membangun rumah dengan DP Rp0.

“Program rumah dengan DP Rp0 kalau dibagi lima tahun, tahun pertama target kita antara Rp2,5 triliun sampai Rp3 triliun yang dibutuhkan. Ini yang harus dikomunikasikan dengan baik,” ucap Sandi.


Indah Putri Wahyuningsih

(Foto: Humas DPR RI)

 

Jakarta, Laporannews – Ketua DPR RI Setya Novanto mengapresiasi jalanya Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, apresiasi tersebut di tunjukkan kepada warga Jakarta bahwa jalanya demokrasi telah berjalan sesuai apa yang diharapkan oleh masyarakat yang ada di DKI.

“Alhamdulillah, bahwa Pilkada DKI telah berjalan dengan baik, lancar, aman dan tertib,” katanya dalam rilis yang diterima Laporannews.

Ia juga menyampaikan kepada pasanga calon nomor urut 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yang menurut hasil hitungan cepat (Quick Count) dari beberapa lembaga survei telah memenangkan pilkada DKI Jakarta 2017 pada putaran kedua.

“Dan Tentu saya juga secara khusus menyampaikan selamat kepada paslon Anies Baswedan dan sandiaga nomor 3 yang telah dipilih oleh masyarakat DKI dan ini kita ketahui bersama bahwa kita lihat cek record bahwa mayoritas adalah sudah pilih gubernur yang baru gubernur yang baru adalah nomor 3,” imbuhnya.

Politisi Golkar tersebut mengharapkan, dengan terpilihnya Anis-Sandi, apa yang diharapkan warga Jakarta bisa terwujud sehingga pasangan dari partai Gerinndra tersebut dapat memimpin yang amanah terhadap warga Jakarta.

“Yang kita harapkan inilah yang dipilih secara hati nurani oleh masyarakat DKI dan kita harapkan bisa sukses di dalam memimpin DKI yang betul-betul diharapkan oleh masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, ia juga tak lupa mengucapkan rasa terimakasih kepada pasangan calon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang sudah melaksanakan sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta selama dua tahun, sehingga Ibukota Indonesia (Jakarta) menjadi kota yang modern.

“Khusus kepada paslon saudara Ahok dan Djarot tentu kita juga berterima kasih bahwa ide gagasan yang luar biasa yang sudah dijalankan untuk DKI yang modern dengan program-programnya yang sudah dilaksanakan Tentu juga saya menyampaikan terima kasih,” tuturnya.

Ia pun mengharapkan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar bisa menerima kekelahan (legowo) dalam petarungan Pilkada DKI 2017. Lanjutnya, ia pun memberikan motivasi kepada Ahok bahwa masih banyak kesempata lain dalam memberikan sumbangsihnya kepada bangsa dan negara.

“Dan tentu kita harapkan bahwa saudara Ahok bisa memahami dan juga kekalahan ini tidak lah sesuatu yang harus dipikirkan dan justru dia adalah orang generasi muda yang masih punya kesempatan di tempat-tempat lain yang berguna bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya.


A. Ainul Ghurri

 

(Foto: Humas DPR RI)

 

Jakarta, Laporannews - Pada Hari Rabu besok, bertepatan dengan Tanggal 19 April 2017, masyarakat Jakarta akan menetukan arah demokrasi 5 tahun ke depan. Melalui momen Pilkada DKI putaran kedua, masa depan kehidupan yang lebih baik akan dihasilkan lewat Pilkada yang berkualitas dan menjamin keterlibatan seluruh warga dalam kesempatan untuk memberi suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua DPR RI, Setya Novanto mengatakan, semua tahapan Pilkada telah dilalui dengan baik berkat kesungguhan seluruh pihak yang berperan langsung atau tidak langsung.

“Kesungguhan ini merupakan bagian dari keseriusan kita dalam mengawal masa depan. Sebab calon pemimpin yang akan terpilih lahir dari dan untuk rakyat. Calon yang merepresentasikan keinginan bersama dan kepentingan seluruh rakyat Jakarta,” katanya dalam rilis yang diterima Laporannews.

Oleh karena itu, ia mengingatkan, seluruh permasalahan yang masih mengganjal dan menjadi polemik sebaiknya diselesaikan dengan cepat dan tepat. Pasalnya, kualitas Pilkada DKI Jakarta mempertaruhkan demokrasi sejati dan di idam-idamkan seluruh masyarakat Jakarta, sehingga mampu menjadi contoh yang baik bagi Pilkada di daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia.

“Kualitas Pilkada DKI Jakarta akan sangat bergantung pada kedewasaan dan kematangan kita dalam menjalani proses demokrasi. Partisipasi dan keterlibatan yang didasarkan atas rasionalitas, bukan atas dasar mobilisasi ataupun paksaan, akan menjadi variabel penting dalam menjamin hasil Pilkada DKI Jakarta,” tuturnya.

Sebagai Ketua DPR RI, ia juga menghimbau kepada seluruh warga DKI Jakarta untuk berpartisipasi dan terlibat langsung di hari pencoblosan.

“Sampaikan suara Anda dengan bijak. Pilihlah calon yang sesuai dengan hati nurani. Mari berbondong-bondong ke TPS dan menghindari Golput. Sebab warga Jakarta adalah penentu sejarah masa depannya sendiri,” pungkasnya.


A. Ainul Ghurri

 

(Foto: A. Ainul Ghurri)

 

Jakarta, Laporannews – Sejumlah pimpinan organisasi lintas agama di Indonesia menyerukan dan mengeluarkan pernyataan bersama yang damai tanpa konflik di gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Seruan moral tersebut, menghimbau warga Jakarta dalam menyukseskan Pilkada DKI Jakarta yang aman dan damai tanpa adanya huru-hara dan konflik.

Seruan moral ormas lintas agama untuk Pilkada DKI itu di antaranya Pengurua Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Niciren Syosyu Indonesia (NSI), Parisada Hindhu Dharma Indonesia (PHDI), Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) dan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI).

Ketua umum PBNU, KH. Said Aqil Siraj, mengajak kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam menyukseskan Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Kami ajak masyarakat DKI agar menjaga ketertiban dan keamanan Pilkada Jakarta sebelum dan setelah pelaksanaan. Mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan di tengah kemajemukan ini," katanya dalam konferensi persnya bersama sejumlah pemimpin ormas lintas agama di Gedung PBNU, Salemba, Jakarta, Senin. (17/04)

Ia menambahkan bahwa apapun hasil perhitungan Pilkada DKI, masyarakat dihimbau untuk bisa legowo dan menerima hasilnya. "Percayakan pilkada pada penyelenggara. Hormati dan terima hasil pilkada nanti siapa pun yang menang, mari kita ke depankan kepentingan negara dari kepentingan pribadi dan kelompok. Pilkada ini hanya kepentingan jangka pendek," imbuhnya.

Ketua KWI Romo I Suharyo menuturkan, meski suhu politik DKI Jakarta selalu panas, masyarakat Jakarta, diminta untuk tetap tenang dan tertib menjelang pencoblosan Pilkada DKI. Tidak takut dan berpikir jernih dalam menyikapi Pilkada DKI. "Tetap bersikap tenang, tidak takut, dan berpikir jernih dalam menyikapi keadaan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PGI Pdt Henriette T Hutabarat mengutarakan bahwa Setiap unsur masyarakat harus turut menyukseskan Pilkada DKI Jakarta dengan aman dan damai untuk keutuhan NKRI. Masyarakat Jakarta dihimbau untuk menggunakan waktu hak pilihnya dan memberikan prioritas datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

"Setiap warga negara yang baik wajib berpartisipasi dalam pilkada ini sebagai wujud pengorbanan yang nyata bagi nusa dan bangsa," ujarnya.


A. Ainul Ghurri

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan