Friday, 25 August 2017 00:00

Jalur Lintas Selatan Disebut Buka Potensi Ekonomi Baru

Written by  Redaksi

(Foto: Humas DPR RI)

 

Tulungagung, Laporannews – Tim kerja Komisi V DPR bertandang di daerah Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (24/08/2017). Dalam kunjungannya itu, para tim kerja Komisi V DPR memantau perkembangan Jalan Lintas Selatan (JLS). Selain meninjau JLS, tim kunjungan kerja komisi V juga berkunjung ke beberapa tempat, antara lain, Jembatan Mergayu, Embung Nglampir dan Jalan Lingkar Timur (JLT).

Wakil Ketua Komisi V DPR, Sigit Sosiantomo berharap, Jalan Lintas Selatan agar segera di rampungkan. Menurutnya, jalan tersebut akan membuka potensi ekonomi baru bagi warga setempat.

"Jalan-jalan itu membuka daerah-daerah terisolir dan ternyata hebatnya dari daerah terisolir itu membuka tempat wisata baru dan berpotensi menambah ekonomi masyarakat seperti pantai gema ini, " ujarnya saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Komisi V ke Tungagung,  Jawa Timur, Kamis (24/08).

Ia menambahkan, setelah dibukanya akses JLS  (Tulungagung - Trenggalek) ada pantai Gemah yang merupakan tempat wisata baru. Lanjutnya, ia menuturkan bahwa sejak dibuka, pantai Gemah telah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD)  420 juta selama tiga bulan. Sehingga, bila pembangunan JLS dituntaskan, tidak menutup kemungkinan akan muncul pantai-pantai Gemah lainnya.

"Kata pak Bupati tadi sepanjang JLS Tulungagung ini akan membuka 10 bahkan lebih tempat destinasi baru. Kalau dikelola dengan baik akan menjadi pertumbuhan ekonomi yang baru, " jelasnya.

Ia pun mengungkapkan, apabila dikelola dengan baik, banyak kajian yang menunjukkan destinasi wisata yang mampu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.

Oleh karena itu, politisi PKS ini berkomitmen akan mendorong pembangunan JLS yang menghubungkan delapan daerah di wilayah selatan untuk segera rampung. Walaupun tidak menutup kemungkinan, kata dia, pembangunan JLS akan tersendat karena kondisi keuangan negara yang kurang bersahabat. Seperti trayek JLS (Tulungagung-Trenggalek) yang masih menyisakan 34,35 Km dari total panjang 55,1 Km.

"Mudah-mudahan program JLS ini tetap berlanjut seperti yang kita ditargetkan dalam RPJMN. Tahun 2019 kan semestinya sudah nyambung sampai Malang tapi kondisi keuangan kita seperti ini,  minimal Tulungagung-Trenggalek atau blitar bisa terhubung, " terangnya.

Sebagaimana diketahui, JLS adalah salah satu proyek strategis nasional yang akan menghubungkan delapan daerah di wilayah selatan Jawa Timur. Mulai dari Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi.


Rizki Auliyah Bukayat

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan