Pemilu

 

Jakarta, Laporannews – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz sudah mendukung pasangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Prnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 di putaran pertama. Partai tersebut, tetap konsisten mendukung pasangan Ahok Djarot pada putaran selanjutnya.

Alasan dukungan itu, dikarenakan bahwa kebijakan pasangan calon Gubernur nomor urut 2 itu konkret membela umat islam. Lanjutnya, pasangan itu menerima kontrak politik untuk membuat kebijakan yang membela umat islam.

"Kalau tidak melaksanakannya berdosa saya karena komitmen beliau kepada umat Islam itu konkret. Seumur-umur tidak pernah ada komitmen dari gubernur manapaun yang akan memberikan tunjangan bagi marbot masjid, imam dan ustadz," kata Djan Faridz di Kantor DPP PPP, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (13/03).

Ia menambahkan bahwa jika PPP yang di pimpinya tidak mendukung pasangan Ahok-Djarot, pihaknya akan merasa berdosa. "Kalau saya tidak berjuang untuk pasangan ini berdosa saya. Saya berjuang untuk umat Islam," imbuhnya.

Ia menyebutkan bahwa Ahok yang membuat beberapa kebijakan untuk umat Islam. Di antaranya adalah membangun masjid raya. Selain itu, ia juga memuji Ahok yang telah melestarikan makam Mbah Priuk tanpa diminta oleh pihak manapun termasuk dirinya.

"Coba lihat Pak Ahok berjanji akan membangun 5 masjid agung di 5 wilayah DKI. Dia udah bangun 1 di Daan Mogot, dia sudah perintahkan carikan tanah di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan saya akan membangun segera masjid agung katanya. Ada gak gubernur-gubernur sebelumnya yang menghormati makam Mbah Priuk? gak ada. Semuanya berkeinginan menggusur gak ada penghormatan kepada beliau. Coba Ahok, saya tidak ngomong satu patahpun sama beliau saya cuma minta Pak Ahok saya ingin umat Islam di Jakarta itu kan mereka itu sangat menghargai ulama-ulama besar apalagi yang sudah meninggal," paparnya.

Saat ini, PPP mengalami konflik dualisme kepengurusan partai. yakni PPP kubu Djan Farid dan PPP kubu Rohmahurmuziy.

Namun, disisi lain. PPP kubu Rohmahurmuziy masih meragukan dukungan kepada Ahok-Djarot pada putaran kedua, hal itu terlihat ketika PPP yang di pimpinnya membatalkan dukungan secara deklarasi pada minggu kemarin (26/03).

Sebelumnya, PPP kubu Rohmahurmuziy berkoalisi dengan partai Demokrat untuk mendukung pasangan calon gubernur DKI Jakarta 2017, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Namun, pasangan calon tersebut, kalah dalam pertarungan pilkada DKI Jakarta di putaran pertama.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta Abdul Aziz, dari kubu Romahurmuziy, mengatakan bahwa acara itu batal karena faktor teknis. Namun ia tidak menjelaskan secara detail faktor tersebut. Pembatalan deklarasi itu juga sudah diketahui oleh pihak DPP PPP Rohmahurmuziy.

“Ya, DPP sudah mengetahui. Teknis penjadwalan saja," tuturnya, di Jakarta, Senin (27/03).

Hal senada juga disampaikan oleh ketua DPC PPP Jakarta Utara Muhammad Yunus dari kubu Rohmahurmuziy.

"Kami dari pengurus DPC dan DPW PPP memohon maaf sebesar-besarnya atas penundaan deklarasi, berhubung karena beberapa hal diantaranya ada acara teknis yang kami tidak bisa hindari," ucapnya di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta, Minggu (26/03).

Namun, ia mengklaim bahwa dukungan yang diberikan sudah sesuai dengan sikap yang ditunjukan pengurus pusat. Untuk itu, ia berjanji akan menjadwal ulang acara deklarasi untuk Ahok-Djarot.

"Kami susah ada kesepahaman dengan DPP (dukungan ke Ahok-Djarot). Selanjutnya kami akan jadwalkan ulang acara ini," imbuh Muhammad Yunus.


A. Ainul Ghurri

 

 

Jawa Timur, Laporannews – Kompetisi pemilihan gubernur yang sedang ramai bukan hanya terjadi di Provinsi DKI Jakarta, pertarungan bintang politik bakal lebih ramai di provinsi Jawa Timur. Sejumlah nama calon tengah digadang-gadang oleh beberapa partai politik untuk mengusung menjadi calon gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018.

Setidaknya, ada 5 nama tokoh sedang ramai dibicarakan untuk bertarung di Pilkada  Jawa Timur 2018. Di antaranya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Wakil Gubernur Jawa Timur Saefullah Yusuf, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin.

Ke lima nama tersebut, merupakan tokoh organisasi islam Nahdlatul Ulama (NU) dan dikenal oleh masyarakat sebagai tokoh yang dianggap giat dalam menjalankan tugasnya masing-masing.

CEO The Initiative Institute, Air Langga Pribadi mengatakan, di Pilkada Jawa Timur 2018, akan terjadi perang bintang. Lanjutnya, pada 5 tokoh tersebut, akan lebih menarik karena sebagai ormas islam yang ternama.

"Akan terjadi star wars, perang bintang di Jawa Timur. Menariknya, lima nama yang masuk kriteria, berasal dari NU atau paling tidak mengaku NU," katanya.

Di sisi lain, Partai Demokrat sudah mengantongi lima nama calon. Namun, Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, dipastikan tidak mencalonkan putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilkada Jawa Timur 2018, yang kalah dalam pertarungan Pilkada DKI 2017 pada putaran pertama lalu.

Ketua DPD Demokrat Jawa Timur, Soekarwo mengatakan, dari partai Demokrat yang ada di Jawa Timur semuanya dicalonkan, agar semua calon dari partai Demokrat bisa rukun. Namun, hal itu tentunya terlebih dahulu akan di survei oleh masiang-masing calon.

"Semuanya yang di calonkan disini saya usulkan, biar nanti guyub (rukun) calonnya itu. Nanti disurvei elektabilitasnya. Insya Allah tidak ada (AHY). Hari ini tambah lima, tambah Anas lagi. Kan setelah itu disurvei, " katanya, Kamis (2/03).

Dari Partai Gerindra pun tidak mau kalah dengan partai lain, partai berlambang burung garuda itu jsutru meminang Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf untuk berkoalisi dengan PDI-Perjuangan yang tengah mencalonkan Tri Rismaharini, partai Gerindra rela calonya menjadi pasangan Tri Rismaharini sebagai Wakil Calon gubernur Jawa Timur di Pilkada 2018.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur Ahmad Hadinudin mengatakan, selain komunikasi politik dengan Walikota Surabaya itu, partainya saat ini sudah berkomunikasi dengan Khofifah Indar Parawansa. Bahkan, kata dia, komunikasi dengan Menteri Sosial tersebut, sangat intens dan terjalin dengan baik. Lanjutnya, Gerindra telah menyiapkan kader internal untuk digandengkan dengan Khofifah, yakni Supriyatno (kini Ketua DPD Partai Gerindra Jatim).

"Kami memang sedang mengamati Ibu Khofifah, tapi semua masih proses berjalan di internal partai," ucap Ahmad Hadinudin, di Gedung DPRD Jatim, Senin (13/03).

Partai NasDem pun sudah bersiap-siap dan sudah melirik tiga nama bakal calon gubernur Jatim. Nama beken yang masuk daftar NasDem antara lain Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Syafullah Yusuf alias Gus Ipul dan Hasan Aminudin.

Ketua DPW NasDem Jawa Timur, Rendra Kresna mengatakan, pihaknya tetap akan mendukung siapapun bakal calon diinginkan masyarakat, termasuk dari partainya.

"Apa indikatornya? Ya survei. Kalau surveinya bagus ya kita dukung. Semua (nama) ada. Ada juga Mas Hasan (Hasan Aminuddin), ada Gus Halim (Ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar). Ya itu, kita akan lakukan survei," kata Rendra di kantornya, Jalan Kartini, Surabaya, Kamis (2/03).

Sementara itu, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, juga mulai menincar nama yang dianggap berpotensi yang akan diusung dalam Pilgub Jawa Timur 2018. Ada dua kader internal dan tiga dari eksternal partai yang tengah diincar. "Pilgub Jatim, dari internal kita ada ketua saya ini, Pak Masfuk (Ketua DPW PAN Jawa Timur), kemudian ada Kang Yoto (Bupati Bojonegoro, Suyoto). Dari eksternal ada Khofifah (Mensos Khofifah Indar Parawansa), Gus Ipul dan Bu Risma (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini," kata Zulkifli Hasan di Jakarta, Senin (27/03)

Selain itu, Ketua Majelis Pertimbangan DPW PKS Jawa Timur, M Siroj mengatakan, saat ini pihaknya masih menimbang-nimbang nama sebagai bakal calon gubernur Pilgub Jawa Timur 2018. Alasannya, di sejumlah pertemuan, para petinggi PKS kerap menyebut-nyebut nama Gus Ipul menjadi calon gubernur. Salah satunya di Muswil IV PKS Jawa Timur 2015 lalu, yang menyebut Gus Ipul layak memimpin Jawa Timur menggantikan Soekarwo.

"Publik sering menyebut-nyebut nama Gus Ipul menjadi gubernur. Dan PKS sangat mungkin mempertimbangkannya. Namun, untuk menentukan bakal calon yang diusung, PKS tetap harus menjalankan prosedur, yaitu melakukan penjaringan mulai tingkat bawah hingga pusat," kata Siroj kepada wartawan di Surabaya, Senin (1/02). 


A. Ainul Ghurri

 

          (Illustrasi: Tim Anis-Sandi)

 

Jakarta, Laporannews – Beberapa hari yang lalu, Ahok resmi meluncurkan tayangan talkshow dengan judul ‘Ahok Show’ yang resmi ditayangkan melalui media sosial Ahok pada Jumat (24/3/2017) lalu. Kini, pasangan calon nomor urut 3 juga tak mau kalah. Anies-Sandi yang identik dengan kemeja putih dengan peci hitam di kepalanya resmi meluncurkan satuan tugas (satgas) anti hoax, Senin (27/3/2017).

"Hari ini kita luncurkan Satgas Anti-Hoax yang sengaja dibuat untuk menangkis berbagai macam fitnah hoax yang selama ini beredar," ujar Anies di Posko Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2017).

Satgas dibentuk untuk menangkis berbagai berita dan fitnah yang menyerang Anies-Sandi. Tim pemenangan Anies-Sandi nantinya akan mengumpulkan berbagai kampanye hitam yang akan disatukan dalam website Jakartamajubersama.com dan fitnahlagi.com.

"Karena itu kita menanggapinya dengan rileks, tetapi ada ada tempat untuk warga bisa mengecek, memverifikasi. Nanti akan Satgas akan bekerja, merespons, menjawab, mencari tahu apa-apa saja yang ada, dikumpulkan dan kita nanti akan tunjukkan saja betapa banyaknya kabar-kabar fitnah yang menyebar," ucap Anies.

Anies menginginkan kampanye yang positif di pilkada putaran kedua ini. Ia tak ingin beragam berita hoax dan fitnah tentang dirinya bermunculan mendekati pilkada yang akan diselenggarakan pada 19 April mendatang.

Sementara itu, Sandiaga baru saja menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di kawasan Kuningan, Jakarta. Di antara yang menjadi pembahasan dalam Rakernas Hipmi tersebut adalah fokus pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan. Pembangunan memberikan peluang untuk pelaku ekonomi baru.

"Para pengusaha dan UMKM-UMKM yang selama ini menjadi penyelamat ekonomi Indonesia tapi belum jadi tulang punggung. Nah ini yang harus diberikan pemerataan dan kita harapkan. Tapi untuk Jakarta, khususnya anak-anak muda ini, bisa bersinergi mungkin melalui Hipmi untuk berkolaborasi dengan OKE OCE," kata Sandiaga.


Indah Putri Wahyuningsih

(Illustrasi)

 

Jakarta, Laporannews – Kampanye putaran kedua pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 sudah masuk pekan ke-4. Tak hanya calon gubernur dan wakil gubernur yang gencar dalam berkampanye guna meraup suara yang maksimal, namun istri dari para calon juga ikut turun ke lapangan, seperti istri dari Anies Baswedan yang rela turun ke warga guna mengikuti dan mensosialisasikan program dokter keliling yang diusung oleh pasangan nomor urut 3, Senin (27/3/2017).

"Hari ini ikut baksos (bakti sosial) pemeriksaan dokter gratis di daerah sini. Sosialisasi juga ada program dokter keluarga dari Anies-Sandi," kata Fery Farhati (Istri Anies) Ganis di Jalan Muara Baru RT 01/17, Gang Melati Balai, Penjaringan, Jakut, Senin (27/3/2017).

Warga menyambut dengan antusias adanya sosialisasi ini. Fery juga menyempatkan untuk berbincang dengan warga guna mengetahui apa yang diinginkan selama 5 tahun ke depan melalui gubernur terpilih. Ia juga mengatakan bahwa mayoritas warga menderita sakit yang ringan.

"Rata-rata mereka itu, mungkin karena daya tahan tubuhnya kurang, jadi sakitnya batuk dan yang orang tua darah tinggi. Jadi kesadaran mereka tentang kesehatan, penyakit tidak menular masih rendah," tuturnya.

Fery menuturkan, salah satu caranya ialah dengan mengoptimalkan pos pembinaan terpadu (posbindu) dan pos pelayanan terpadu (posyandu). Ia mengatakan program Dokter Keliling ini akan dapat menjadi salah satu solusi. Karena konsep dari program ini, dokter akan datang ke satu wilayah untuk memberikan pengobatan, penanganan dan penyuluhan kesehatan.

Salah satu warga, Washadi mengaku senang dengan adanya program ini. Hal itu dikarenakan tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk memeriksakan kondisi tubuhnya jika program dokter keliling ini terus dijalankan.

"Tadi dicek, positif kolesterol. Saya belum sempat berobat lagi. Tapi habis diperiksa tadi kolesterolnya nggak parah. Alhamdulillah, meringankan masyarakat, ini saya baru liat baru diadain pengobatan gratis," ucap Washadi.


Indah Putri Wahyuningsih

(Foto: Muhammad Reza)

 

Jakarta, Laporannews – Anies Rasyid Baswedan kembali mendapat dukungan penuh dari Kuningan yang merupakan kota kelahiran dan dibesarkannya Anies dari kecil. Paguyuban Kuningan resmi mendeklarasikan dukungan untuk Anies-Sandi untuk menjadi gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

“Kami masyarakat Kuningan di Jawa Barat, yang berdomisili di Jakarta menyatakan dukungan terhadap Bapak Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta 2017-2022. Kami berharap Bapak dapat memimpin DKI Jakarta dalam menjalankan amanat rakyat dengan shiddiq, tabligh, amanah, dan fathonah,” ujar Mamad Robi Suganda dalam dukungannya di Jalan Batu Ampar III, Kramat Djati, Jakarta Timur, Minggu (26/03).

Robi juga menambahkan bahwa akan ada 13 paguyuban yang siap untuk mendukung Anies dalam merebut kursi DKI dalam pilkada putaran kedua yang akan dilaksanakan pada 19 April 2017. Anies mengucapkan syukur karena banyak yang telah mendukung dirinya untuk terus maju untuk bersaing bersama Ahok, walaupun tak sedikit juga yang mencibirnya.

“Alhamdulillah, siang ini masyarakat Kuningan yang tinggal di Jakarta menyatakan dukungannya kepada paslon nomor 3. Memang keluarga besar kami berasal dari Kuningan dan masa kecil saya juga dihabiskan di sana,” papar Anies.

Anies juga menuturkan bahwa masyarakat Kuningan menyampaikan dukungan sekaligus menitipkan amanat untuk memperhatikan wirausaha perekonomian. Banyaknya warga Kuningan yang bekerja di Jakarta, itulah yang akan membawa program OKE OCE milik Anies-Sandi.

“Jadi saya sampaikan berkali-kali agar kewirausahaan ditumbuhkan nanti bisa lewat program OKE OCE di mana itu dilatih. Kita penyelenggara agar pedagang kaki lima sektor informal bisa bekerja lebih baik, kenyamanan warga terjamin, dan semua merasakan kesejahteraan lebih baik,” imbuhnya.

Tidak hanya menerima dukungan, nampaknya calon wakil gubernur pasangan Anies, Sandiaga Uno juga menerima komitmen dari beberapa relawan dan tim pemenangannya yang ada di Ciracas, Jakarta Timur. Wujud nyata komitmen tersebut melibatkan pengurus RT dan RW di Ciracas. Hal itu dilakukan karena pada putaran pertama, pasangan kemeja putih dan peci hitam ini kalah suara oleh pasangan lainnya.

“Kemarin kami kalah di sini. Makanya stres berat kan Pak Syarif (Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandi) dan teman-teman di Ciracas. Sekarang mereka menjanjikan 70 persen perolehan suara, kami terima kasih banget. Mereka punya komitmen mengantarkan 70 persen suara kepada kita,” ucap Sandi pada wartawan.


Indah Putri Wahyuningsih

(Foto: A. Ainul Ghurri)

 

Jakarta, Laporannews – Kampanye pilkada DKI Jakarta putaran kedua sudah memasuki pekan ke-3. Pasangan calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama lebih gencar berkampanye melalui media sosial dan tayangan talkshow yang diberinama ‘Ahok Show’. Dalam tayangan talkshow yang berdurasi satu jam ini, Ahok akan berinteraksi langsung dengan calon pemilih dengan cara menjawab pertanyaan interaktif yang diajukan kepada dirinya. Memiliki sasaran ke pemilih pemula membuat program tayangan ini akan menghiasi media sosial Ahok setiap hari Jumat pukul 19.00 – 20.00 WIB.

Tayang perdana pada Jumat, (17/03/2017) dengan Ahok yang bertugas sebagai host dan Sarah Sechan sebagai co-host. Dalam tayang perdananya, Ahok lebih banyak menjawab pertanyaan dari kaula muda mengenai keberadaan Wi-Fi di Jakarta, ruang terbuka hijau, dan lain-lain. Anggota tim komunikasi Ahok, Iwet Ramadhan mengatakan bahwa ide pembuatan tayangan talkshow ini bermula dari celetukan Pak Ahok.

“Bapak sempat bercanda, kepingin punya live TV show sendiri yang namanya Ahok Show. Lalu kami berpikir di putaran kedua apa yang bisa kami bikin untuk kampanye kreatifnya Bapak. Akhirnya, kami bikin Ahok Show ini,” ungkap Iwet di Jakarta, Minggu (26/03).

Ahok sendiri ingin mengomersilkan tayangan Ahok Show tersebut. Sambil berkelakar, ia mencari stasiun televisi yang mau menayangkan program gagasan tim komunikasinya.

“Saya mau bikin kalau Ahok Show laku. Mau saya bisnisin. Masuk tayangan di stasiun televisi,” papar Ahok.

Ahok juga menambahkan, nantinya stasiun televisi yang tertarik untuk menayangkan program talkshownya akan mendapat keuntungan tersendiri. Ia juga sempat membantah jika tayangan Ahok Show merupakan upaya Ahok untuk meraup calon pemilih pemula di pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Berdasarkan data dari KPU, Moch Sidik, akan ada 21.000 pemilih pemula baru pada putaran kedua pilkada DKI Jakarta. Pada putaran pertama, ada sekitar 7,1 juta pemilih, lalu pada putaran kedua ini akan bertambah dengan pemilih pemula sebanyak 21.000 dan tambahan warga yang mendaftar sebagai pemilih di posko-posko yang didirikan di kelurahan dan apartemen.


Indah Putri Wahyuningsih

        (Foto: Tim Anis-Sandi)

 

Jakarta, Laporannews – Pasangan calon gubernur nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno gencar mencari dukungan untuk kemengannya di pemilihan gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Anies melakukan kampanyenya di daerah Palmerah, Jakarta Barat dengan bersosialisasi dan memaparkan beberapa program andalannya, Sabtu (25/3/2017).

Di hadapan ratusan warga yang berkumpul, ia memaparkan program andalan, diantaranya perluasan lapangan pekerjaan, pengendalian harga pangan, dan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.

“Masalah di Jakarta ada banyak, terutama yang dialami, mayoritas warga adalah masalah pekerjaan, makanya tadi saya sampaikan program utama kita adalah menyediakan lapangan pekerjaan,” ujar Anies di lokasi kampanye.

Anies juga meminta para warga Palmerah untuk memperbaiki pilihannya di 19 April mendatang. Ia pun juga mengajak warga untuk memilih dirinya yang memiliki tiga program pokok.

“Palmerah siap menang mutlak ya? Insya Allah. Kalau ditanya masih banyak yang pilih nomor lain, nggak usah disebut nomornya. Kasih tau yang lainnya, 15 Februari kemarin latihan nyoblos. Yang beneran dan nentuin itu 19 April,” ucap Anies di hadapan warga Palmerah.

Sementara itu, pasangan Anies yang ikut berjuang untuk menduduki kursi di DKI, Sandiaga Uno, baru saja bersilaturahmi dengan Probosutedjo. Dalam silaturahminya, Sandi berharap akan mendapat dukungan penuh dari adik tiri mendiang Presiden Soeharto tersebut. Sandi juga mengaku bahwa ia memiliki hubungan dekat dengan keluarga dari Probosutedjo, sehingga membuatnya yakin akan mendapat dukungan di putaran kedua Pilgub DKI 2017.

“Alhamdulillah Pak Probo masih sehat, beliau baru balik dari rumah sakit. Beliau masih semangat dan sehat. Beliau memberikan nasihat mengenai hal-hal yang bermanfaat, seperti pendidikan dan juga bagaimana dunia usaha semakin baik ke depannya. (Terkait dukungan), karena kita sudah menjadi keluarga dekat, insya allah didukung,” ujar Sandi.

Menurut Sandi, dukungan yang diberikan Probosutedjo adalah amanah besar bagi dirinya yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.


Indah Putri Wahyuningsih

(Foto: Website pks.id/ Presiden PKS M. Sohibul Iman)

 

Jakarta, Laporannews - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M. Sohibul Iman mengatakan, partainya sudah mengantongi lima nama yang bakal di persiapkan sebagai calon Gubernur (Cagub) pada Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Namun, ia tidak menyebutkan secara rinci pada lima Cagub tersebut, ia hanya menegaskan bahwa partainya sudah melakukan proses penjaringan internal yang bakal digadang-gadang maju di Pilkada Jawa Barat 2018.

"Saya tegaskan PKS sampai hari ini dalam proses internal pencalonan. Proses penjaringan sudah selesai. Dari banyak calon dari kader dan luar, mengerucut 5 calon dari PKS," katanya, Sabut (25/03).

Ia menjelaskan, lima calon nanti akan diumumkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Barat. Lanjutnya, dari proses penjaringan tersebut, ia mengisyaratkan bahwa partainya siap berkoalisi dengan partai politik lain dalam Pilkada Jawa Barat 2018 nanti. Hal ini guna mencukupi kursi dalam mengusung calon yang nantinya akan memperebutkan kursi Jawa Barat tersebut.

"Banyak calonnya baik dari internal maupun eksternal, sudah dipilah-pilih menjadi lima pasangan. Proses harus dari bawah ke atas. Nama ini (5 calon) siapa, biar diungkapkan DPW," tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini PKS sedang fokus menghadapi Pilkada DKI Jakarta 2017 yang tengah memasuki putaran kedua.


Laely Ali Alamsyah

 

Page 8 of 19

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan