Friday, 21 July 2017 00:00

Bawaslu Jabar Dorong Partisipasi Publik Awasi Medsos

Written by  Redaksi

 

Sukabumi, Laporannews – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berperan aktif mendorong partisipasi publik untuk ikut serta mengawasi pemilu dan pilkada. Partisipasi warga dalam mengawasi pilkada sesuai dengan Pasal 131 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015, yang mengamanatkan bahwa untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan pemilihan, dapat melibatkan partisipasi masyarakat.

Partisipasi masyarakat dapat dilakukan dalam bentuk pengawasan pada setiap tahapan pemilihan, sosialisasi pemilihan, pendidikan politik, survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat hasil pemilihan dengan tetap menjaga netralitas. Selain itu, yang lebih krusial lagi adalah pengawasan terhadap Media Sosial yang kerap dijadikan alat untuk berkampanye atau promosi bagi pasangan calon Pilkada.

Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto, mengatakan, pihaknya membolehkan para pasangan calon Pilkada Jawa Barat menggunakan Media Sosial (Medsos) sebagai ajang promosi. Namun kata dia, alat medsos tersebut diharuskan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu.

“Dalam aturan yang ada saat ini pasangan calon diperbolehkan mempergunakan Medsos untuk sarana mempromosikan diri, namun Medsos yang digunakan harus melalui proses pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ini artinya diluar yang didaftarkan bisa dianggap sebagai pelanggaran," katanya usai mengisi acara di aula hotel, Kota Sukabumi, Jumat (21/07).

Ia menjelaskan bahwa Medsos menjadi sarana efektif bagi para Calon Gubernur (cagub) Jabar 2018 untuk berpromosi. Namun, ia menuturkan, bagi Bawaslu, penggunaan Medsos masih lemah dalam mengontrol terhadap penggunaan Medsos. Sehingga, pihaknya menjadi tantangan sendiri selama pelaksaan Pemilu.

Oleh karena itu, ia mengajak kepada seluruh masyarakat Jabar untuk ikut aktif dalam mengawasi medsos yang ikut dalam pertarungan Pilkada Jabar 2018. “Disini kita perlu Partisipatif masyarakat, mahasiswa atau anda (wartawan) sekalipun bisa ikut mengawasi dan melaporkan bila ada penggunaan Medsos diluar ketentuan,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengajak kepada masyarakat Jawa Barat untuk tidak terpancing isu-isu sara. Sehingga, ajang perhelatan Pilkada Jawa Barat menjadi bersih dari unsur agama, etnis, suku. Lanjutnya ia juga berharap pemilu Pilkada Jabar 2018, menjadi pemilu yang berkualitas, sehingga bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lainnya.

"Kita sama-sama berharap, Pilgub Jabar menjadi pemilu yang berkualitas, berintegritas, bermartabat yang akan melahirkan pemimpin yang qualified. Jangan dicemari dengan hal yang menyinggung SARA apalagi dibumbui dengan Hoax," pungkasnya.


Kalam Sanjaya

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan