laporannews.com - Parpol

Parpol

 

Jakarta, Laporannews - Ketua Partai Umum Golongan Karya (Golkar) Setya Novanto diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi e-ktp. Namanya disebutkan dalam dakwaan dugaan proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Tidak hanya Setya Novanto saja yang disebutkan dalam dugaan dakwaan, beberapa anggota Partai Golkar juga disebutkan seperti Chairuman Harahap, Ketua Komisi Fraksi Partai Golkar dan anggota Fraksi Partai Golkar, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yag sebelumnya masuk di partai Golkar, Agustina Basikbasik, Agun Gunandjar Sudarsa, Murad Nasir, Idrus Marham, Mustokoweni Murdi, Nurokhmah Ahmad Hidayat, Taufiq Hidayat Tubagus Irman Ariyadi, dan Nurul Arifin.

Hal tersebut, membuat Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Yorrys Raweyai khawatir, ia mengatakan kasus e-KTP telah membuat goncangan besar di partainya dan dapat menghancurkan elektablitas partainya. Selain itu, ia juga khawatir persidangan kasus ini yang berlangsung lama, dan terus menggelinding ke publik, sehingga dapat berpengaruh terhadap partai.

Isu korupsi yang menimpa Partai Golkar bukanlah yang pertama saja, ia mengatakan walaupun sering ditimpa isu korupsi tapi Partai Golkar tetap ikut untuk memberantas korupsi.

"Ini bukan isu baru dan saya pikir Golkar punya komitmen pascareformasi, musuh utama bangsa ini adalah koruptor. Golkar harus berdiri terdepan bersama-sama pemerintah untuk pemberantasan korupsi," ucap Yorrys, di Kantor DPP, Golkar, Jakarta. Jumat, (10/03).

 


 Martha Reka

Last modified on 10/03/2017

(Foto: ISRO/ illustrasi satelit)

 

India, Laporannews – India sukses mencetak rekor dengan meluncurkan 104 satelit sekaligus ke orbit bumi dengan satu roket. Roket yang diberi nama Polar Satellite Launch Vehicle akan membawa satelit utama yang memiliki berat 714 kilogram dan 103 satelit nano yang berat totalnya mencapai 664 kilogram.

Seperti dikutip AFP, laporan dari Organisasi Penelitian Ruang Angkasa India (ISRO), Rabu (15/2/2017) menyatakan, roket itu diluncurkan dari pangkalan ruang angkasa Sriharikota.

Direktur ISRO Kiran Kumar, memberikan ucapan selamat kepada seluruh timnya usai menyaksikan peluncuran roket itu.

"Saya sampaikan selamat bagi seluruh tim ISRO atas keberhasilan ini," katanya

Setelah terbang selama 30 menit, pihak ISRO menjelaskan, roket itu akan digunakan untuk penelitian Bumi.

Dari peluncuran roket itu, India menjadi negara pertama yang mampu meluncurkan satelit paling banyak dalam sekali peluncuran. Rekor itu melampaui rekor Rusia yang mampu meluncurkan 39 satelit dalam satu misi pada Juni 2014. Sebelumnya, Pada Juni 2016, India mencetak rekor nasional setelah sukses meluncurkan sebuah roket yang membawa 20 satelit, termasuk 13 satelit dari AS.

Dengan begitu, India sudah siap berkompetisi dengan para 'pemain' internasional lainnya dalam pasar komersial satelit ruang angkasa.

Sebagai informasi, beberapa satelit nano itu berasal dari berbagai negara seperti Israel, Kazakhstan, Belanda, Swiss, dan Uni Emirat Arab. Sedangkan 96 satelit nano di antaranya berasal dari Amerika Serikat.


Laelie Ali Alamsyah

Last modified on 15/02/2017

Ini Dampak Kurs Dolar Menguat

(Foto: Illustrasi Laporannews)

 

Jakarta, Laporannews – Sebagian besar mata uang utama Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Kamis (9/2) atau Jumat (10/2) pagi WIB. Sejumlah informasi, menguatnya itu dikarenakan ada rencana dalam beberapa minggu ke depan Presiden AS Donald Trump akan merilis rencana pajak komprehensif.

Dalam pertemuan dengan para eksekutif maskapai penerbangan AS pada Kamis (9/2) Trump mengatakan bahwa akan membuat pengumuman besar soal rencana pajaknya selama dua sampai tiga minggu ke depan. Menurut laporan media.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,32 persen menjadi 100,600 pada akhir perdagangan Kamis.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0661 dolar dari 1,0688 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2501 dolar dari 1,2530 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7629 dolar dari 0,7637 dolar.

Dolar AS dibeli 113,20 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,06 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik ke 1,0011 franc Swiss dari 0,9953 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3136 dolar Kanada dari 1,3158 dolar Kanada.


Laelie Ali Alamsyah

(Foto: Carlos Barria/Reuters)

Amerika, Laporannews – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis menuding Iran sebagai negara sponsor terorisme terbesar di dunia. Menurutnya, tanggung jawab untuk memperhatikan Iran bukan hanya dibebankan kepada AS saja. melainkan kepada masyarakat internasional.

“Selama ini menjadi satu-satunya negara sponsor terorisme terbesar di dunia, Negara-negara lain memiliki tanggung jawab untuk menjadi benar-benar jelas dengan Iran dalam hal ini,” kata Mattis dalam jumpa pers di Tokyo, Jepang. Sabtu, (4/04).

Pernyataan itu disampaikan Mattis setelah Presiden AS Donald Trump menjatuhkan sanksi baru kepada Iran pekan lalu. Sanksi itu terkait program rudal balistik Iran, yang mendukung Pasukan Quds pada Garda Revolusioner Islamis Iran.

Ia menambahkan, bila permasalahan itu diabaikan begitu aja maka tidak baik bagi masyarakat dunia. “Ini tidak boleh diabaikan. Karena situasi demikian tidak kondusif,” ujarnya seperti dilansir Reuters.

Oleh karena itu, ia menyebutkan bahwa pemerintah AS tidak akan lagi menambah pasukan untuk Timur Tengah, walaupun secara kemampuan negara paman sam itu masih bisa menambah pasukan.

“Tetapi pada saat yang sama, saat ini saya tidak melihat adanya kebutuhan meningkatkan jumlah pasukan kita di Timur Tengah. Kami selalu memiliki kemampuan untuk menambah pasukan, tetapi saat ini hal tersebut belum diperlukan," tuturnya.


Laelie Ali Alamsyah

Last modified on 04/02/2017

(Foto: Website United Nation.org)

 

Jepang, Laporannews – Menteri pertahanan Amerika Serikat (AS), James Mattis, berkunjung ke Tokyo, Jepang. Kunjungan Menteri AS itu bertujuan untuk melakukan perjanjian pertahanan di tengah kekhawatiran pendekatan Presiden Donald Trump mengenai wilayah dan aliansi. Hal tersebut ditekankan Menteri Pertahanan Jepang Tomomi Inada juga, bahwa kunjunganya itu untuk mendalami persoalan keamanan di Asia Pasifik.

"Situasi keamanan di Asia-Pasifik menjadi semakin parah. Saya ingin menghubungkan kunjungan Sekretaris Mattis 'ke Jepang dan Korea Selatan untuk pendalaman lebih lanjut dari kerja sama pertahanan antara ketiga negara (Jepang, Korsel dan Amerika)," kata Inada di Tokyo, Jepang, Sabtu, (4/02). 

Mattis mengutarakan kedatanganya itu sebagai komitmennya terhadap tiga negara tersebut. Komitmen itu karena adanya sebuah provokasi yang dikabarkan bahwa Korea Utara (Korut) yang progres program rudal dan senjata nuklirnya telah maju dan melanggar resolusi PBB, sehingga membuat keraguan tentang komitmen AS dalam pertahanan Jepang.

"Aliansi AS-Jepang sangat penting untuk memastikan bahwa daerah ini tetap aman dan aman bukan hanya sekarang, tetapi, untuk tahun-tahun mendatang," kata Mattis dalam konferensi persnya.

Selain itu, Mattis juga berencana akan berkunjung ke Korea Selatan untuk membahas dan menenangkan perseteruan antara Jepang dan Korsel.

Sebagai informasi, sebelumnya, pemerintah Jepang pada bulan Januari telah menarik duta besarnya di Korsel karena patung di dekat konsulat Jepang, di kota Busan (Korsel), telah diperingati oleh Korea sebagai "wanita penghibur". Istilah "wanita penghibur" adalah eufemisme bagi perempuan Jepang. Patung itu diletakkan di kedutaan besar Jepang pada akhir tahun lalu. Masalah itulah yang mengganggu hubungan Jepang dengan Korsel yang kemudian tidak harmonis.

Ia berharap, kunjungan  Menteri Pertahanan AS dapat menenangkan perseteruan, serta dapat menjalin hubungan keamanan yang lebih kuat pada tiga negara tersebut.


A. Ainul Ghurri

 

Last modified on 06/02/2017

 

(Foto: Istimewa)

 

Amerika, Laporannews - Seorang hakim di Seattle telah menerbitkan keputusan sementara untuk menghadang kebijakan Presiden Donald Trump yang melarang perjalanan bagi warga dari tujuh negara Muslim. Keputusan itu di tangguhkan oleh Hakim Federal Amerika Serikat (AS) James Robart, ia menyebutkan bahwa penghentian sementara ini efektif terhitung mulai Jumat (3/2) waktu setempat. Dengan demikian, semua larangan imigrasi yang sebelumnya diperintahkan oleh Trump akan langsung ditangguhkan.

Jaksa Agung negara bagian Washington Bob Ferguson menggambarkan larangan itu ilegal dan tidak konstitusional, karena merupakan bentuk diskriminasi terhadap manusia karena agama mereka. Oleh sebab itu ia berharap kepada eksekutif AS untuk mematuhi keputusan itu.

"Keputusannya adalah menghentikan perintah eksekutif sekarang juga," katanya seperti dikutip Reuters di Washington DC Jumat, (3/02).

Keputusan itu merupakan tantangan besar bagi pemerintah Trump, sehingga untuk sementara waktu, warga negara dari tujuh negara sekarang diizinkan untuk mengajukan permohonan visa AS.


Laelie Ali Alamsyah

(Foto: Istimewa/Presieden AS, Donald Trump)

 

AS, Laporannews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump, memecat Jaksa Agung, Sally Yates karena membangkang atas kebijakan pelarangan imigran muslim. Yates tidak mau menuruti perintah Trump untuk mendukung larangan masuk bagi para pengungsi dan pendatang dari tujuh negara bermayoritas umat Muslim ke AS.

Menurut Yates, membela aturan baru yang dikeluarkan Presiden Trump itu "tidak akan sejalan dengan prinsip yang dianut oleh Departemen Kehakiman, yaitu selalu mencari keadilan dan berpihak pada apa yang benar," kata Yates

Aksi Yates membuat marah Gedung Putih, dan perempuan yang ditunjuk Presiden Obama untuk jadi acting Jaksa Agung AS sampai Senator Jeff Sessions direstui senat, lalu dipecat.

Melalui pernyataan resmi, Gedung Putih mengatakan Yates telah "berkhianat" terhadap Departemen Kehakiman. Sikap Yates soal kebijakan yang diterbitkan Presiden Trump itu juga menuai reaksi dari ratusan diplomat AS.

Meski demikian, sejumlah senat partai Republik mengkritik Trump dan memuji Yates. Pete Sessions mengatakan keputusan Yates adalah sebuah evaluasi terhadap yang telah senat dan eksekutif lakukan. "Harusnya jadi pelajaran bagi kita semua," kata Pete.

Dalam satu 'surat kawat', para diplomat itu mengkritik keputusan Trump. Mereka menilai pembatasan imigrasi yang dilakukan Trump tidak membuat AS lebih aman, tidak menunjukkan AS yang sebenarnya, dan akan mengirimkan pesan yang salah kepada dunia Muslim.


Laelie Ali Alamsyah

Last modified on 31/01/2017

Ini Dampak Kebijakan Trump

(Foto: Istimewa)

 

Jakarta, Laporannews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk menangguhkan seluruh penerimaan pengungsi dan membatasi kedatangan warga dari tujuh negara mayoritas Muslim. Rupanya kebijakan itu menimbulkan aksi protes dan kegaduhan di sejumah Bandara utama Amerika akibat adanya penumpang yang tertahan dan terancam deportasi.

Keputusanya itu telah mendapatkan kritik tajam dari pegiat dan kelompok HAM bahkan kritikan datang dari perusahaan teknologi terbesar yakni tekonologi Google yang kecewa dengan kebijakan Trump.

Akibat kebijakan Trump, petinggi Google memanggil pulang karyawannya yang sedang pergi ke luar negeri. Dengan begitu CEO Google Sundar Pichai mengirimkan pesan berantai kepada karyawannya untuk segera pulang.

"Kami kecewa dengan kebijakan yang ada, hal ini bisa memberikan dampak terhadap karyawan dan keluarga mereka. Bahkan kebijakan tersebut akan membatasi talenta-talenta hebat untuk datang ke Amerika Serikat," tulisnya, seperti dikutip dari Business Insider, Senin (30/1).

Setidaknya, ada 187 karyawan Google yang bekerja dan tinggal di Amerika Serikat terkena dampak larangan yang dikeluarkan Trump.

Sebagai informasi, Dampak penangguhan terhadap Visa Interview Waiver Program akan berlaku bagi pemohon visa dan layanan konsuler di seluruh dunia. Para ahli mengatakan wisatawan mungkin akan menunggu lebih lama lagi.

Selain itu, dampak kebijakan Trump juga digugat oleh Jaksa Agung 16 negara bagian AS. Para Jaksa Agung dari 16 negara bagian di Amerika Serikat, termasuk California dan New York, mengeluarkan kecaman terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Para Jaksa Agung menyebut kebijakan Presiden AS yang diusung Partai Republik tersebut melawan konstitusi. Mereka pun berjanji akan melawan perintah Trump tersebut.


A. Ainul Ghurri

 

(Foto: Website Miss Universe/ Para Kontestan 3 besar Miss Universe 2016)

 

Jakarta, Laporannews - Acara Final Miss Universe 2016 berlangsung di Mall of Asia Arena, Manila, Filipina. Acara final itu tentunya untuk mendapatkan juara Miss Universe 2016, kompetisi pertama menyaring sejumlah kontestan menjadi 13 besar. Indonesia sempat masuk dalam daftar ini, bersama Kenya, Meksiko, Peru, Panama, Colombia, Filipina, Kanada, Brasil, Prancis, Haiti, Thailand dan Amerika Serikat.

Sangat disayangkan, perwakilan Indonesia pada babak sembilan besar harus berhenti. Walaupun perjuangan keras Kezia Warouw sudah semaksimal mungkin untuk meraihnya.

Pada babak (sembilan besar) ini para juri meloloskan sembilan kontestan dari Amerika Serikat, Thailand, Prancis, Meksiko, Kenya, Colombia, Kanada, Haiti dan Filipina yang kemudian disaring kembali menjadi enam besar. Dua perwakilan Asia dari Filipina dan Thailand kembali masuk dalam babak ini, begitu pula Kenya, Colombia, Haiti, dan Prancis.

Sampai akhirnya tersisa tiga, kemudian dua, dan sang pembawa acara Steve Harvey  yang untungnya tidak keliru meneriakkan "Miss France!" sebagai Miss Universe yang baru. Selamat, Iris Mittenaere!

Kemenangan itu akhirnya Miss Prancis Iris Mittenaere yang dinobatkan menjadi ratu kecantikan dunia 2016 (Miss Universe 2016).

Mahasiswi Kedokteran Gigi asal Prancis itu berhasil meraih gelar Miss Universe mengalahkan dua kandidat lainnya di tiga besar, Miss Raquel Pelissier dari Haiti sebagai runner-up pertama dan Miss Andrea Tovar dari negara Colombia.

Wanita 23 tahun itu menjadi kontestan asal Prancis kedua yang berhasil membawa pulang mahkota dan selempang Miss Universe. Sebelumnya, Miss Universe Prancis pertama kali memenangkan Miss Universe pada 1953 yang di pegang oleh Christiane, Iris merupakan wanita kedua yang menjadi Miss Universe sejak ajang kontes kecantikan ini diadakan pertama kali pada 1952.


Laelie Ali Alamsyah

Last modified on 30/01/2017
Page 7 of 18

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan