Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 124

Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 127

Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 925

Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 658

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 658

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/plugins/system/languagefilter/languagefilter.php on line 121

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/input/cookie.php on line 87
laporannews.com - Maarif Institute Gelar Jambore Pelajar se-Indonesia
Monday, 07 August 2017 00:00

Maarif Institute Gelar Jambore Pelajar se-Indonesia

(Foto: Saifuddin Zuhri)

 

Jakarta, Laporannews – Kasus intoleransi yang dikompori oleh informasi kebohongan (hoax) di media sosial (medsos) semakin meningkat, belum lagi persoalan korupsi yang semakin terbuka dan berbagai persoalan lainnya terus menghimpit bangsa Indonesia. Namun demikian, untuk menghalau berbagai persoalan pelik tersebut, optimisme tetap terus dibangun terutama pada generasi muda yang memiliki spirit nasionalisme kebangsaan.

Oleh karena itu, salah satu untuk menghalau persoalan tersebut, Maarif Institute kembali menggelar Jambore Pelajar Teladan Bangsa yang kelima dengan melibatkan peserta pelajar se-Indonesia, untuk meningkatkan para pelajar serta berpatisipasi dalam membentuk nilai-nilai karakter bangsa. Acara Jambore itu, secara keseluruhan diselenggarakan di Aula LPMP DKI Jakarta, Jl. Nangka Raya No 60, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Acara tersebut, secara resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi.

Dalam pembukaannya, Mendikbud Muhadjir Effendi mengapresiasi kegiatan Jambore tersebut. Menurutnya, kegiatan Jambore merupakan bentuk nyata dalam dunia pendidikan untuk membentuk nilai-nilai Pancasila dan karakter bangsa terhadap para pelajar. Lanjutnya, jika nilai-nilai itu ditanamkan oleh semua pelajar, ia meyakini bahwa berbagai persoalan intoleransi di tanah air bisa diminimalisir.

“Ini adalah bentuk nyata dukungan masyarakat sipil untuk dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan Pancasila pada pelajar Indonesia,” ujarnya di Aula LPMP DKI, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (7/08).

Disisi Lain, Direktur Eksekutif Maarif Institute, Abdullah Darraz menyampaikan, sejak tahun 2012, Maarif Institute memberikan pendampingan hidup terhadap guru dan murid SMA negeri di sejumlah kota dalam bentuk berbagai pelatihan termasuk program Jambore se-Indonesia.

“Upaya yang telah dilakukan Maarif Institute merupakan bentuk partisipasi publik, dalam hal ini partisipasi dan kontribusi nyata masyarakat sipil dalam membantu negara untuk lebih menginternalisasikan nilai-nila dan karakter bangsa,” katanya ditempat yang sama.

Jambore pelajar kelima ini di ikuti oleh 100 pelajar terpilih yang berasal dari 48 kota/kabupaten dari 19 Propinisi se Indonesia. Kegiatan Jambore itu, akan berlangsung selama tujuh hari terhitung sejak mulai hari ini, Senin-Sabtu (7 sampai 12- Agustus 2017) dengan memadukan model pelatihan didalam dan diluar ruangan dengan memberikan porsi yang besar untuk membangun partisipasi, interaksi dan inisiasi peserta Jambore.

Koordinator program Jambore pelajar, Pipit Aidul Fitriayana mengatakan, materi pelatihan diluar ruangan terdiri dari beberapa kunjungan pada tempat-tempat bersejarah di Jakarta dan diskusi interaktif dengan beberapa tokoh publik untuk berbincang tentang hoax, toleransi dan berbagai persoalan kebangsaan lainnya.

“Peserta Jambore ini adalah mereka yang terpilih lebih dari 300 pelamar, penilaian dilakukan tidak hanya dari biodata diri dan keaktifan dalam kegiatan sekolah. Namun lebih dari itu, para pelamar diminta untuk menggambarkan tentang visi besar Indonesia kedepan dalam bentuk esai,” tutur Pipit.

Lebih lanjut, Pipit menerangkan bahwa bebrapa kunjungan dan temu wicara yang sudah terjadwal adalah dialog interaktif dengan tokoh publik dari Kepala Unit Kerja Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Sementara, kampanye publik, akan dilakukan di meseum Kota Tua, Jakarta dan dialog kemanusiaan di Klenteng Kong Miao yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Pengalaman dan kunjungan wicara ini akan memberikan pengalaman yang luar biasa bagi para peserta Jambore,” pungkasnya.


A. Ainul Ghurri

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan