Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 124

Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 127

Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 925

Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 658

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 658

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/plugins/system/languagefilter/languagefilter.php on line 121

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/input/cookie.php on line 87
laporannews.com - Usai Acara Santunan Anak Yatim, Boni Hargens Sosialisasi Perppu Ormas
Friday, 28 July 2017 00:00

Usai Acara Santunan Anak Yatim, Boni Hargens Sosialisasi Perppu Ormas

(Foto: Muhammad Reza)

 

Jakarta, Laporannews – Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens mendukung Perppu Ormas yang baru-baru ini dikeluarkan oleh pemerintah. Ia berpendapat bahwa Undang-Undang (UU) nomor 17 Tahun 2013 tidak kuat dalam membentangi negara dari ormas-ormas radikal. Oleh sebab itu, ia mengapresiasi keputusan pemerintah yang telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

"Itu UU yang dulu tidak kuat secara hukum untuk menyikapi ormas-ormas yang mengancam Pancasila, karena tidak menganut asas kontrarius aktus. Oleh karena itu Perppu ini dikeluarkan sebagai pilihan situasional," ucapnya usai acara silaturrahmi bersama anak-anak yatim di Majelis Taklim Al Iqdam, Jl. Melawis, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/07).

Dengan dikeluarkannya Perppu tersebut, ia mengajak semua pihak untuk kembali membangun manajemen negara dengan baik.

"Kedepan, yang paling penting adalah manajemen sosial yang dilakukan oleh negara untuk membangun kembali integrasi sosial dikalangan umat beragama," tuturnya. 

Namun, Pria kelahiran Manggarai-Flores itu, lebih berharap kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk merealisasikan cita-cita tersebut. 

"Idealnya yang melakukan ini sebaiknya bukan negara langsung, tapi oleh Ormas-ormas kebangsaan yang mempunyai nilai sejarah tinggi seperti NU dan Muhammadiyah," harapnya.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada pemerintah untuk memfasilitasi kedua organisasi terbesar Islam Indonesia tersebut dalam bentuk anggaran. "Berulang-ulang saya katakan negara harus menyiapkan dua triliun pertahun untuk masing-masing organisasi tersebut. Untuk NU dua Triliun, untuk Muhammadiyah dua triliun,” ujarnya. 

"Biarkan mereka menjadi pilar utama dalam menggerakkan kembali didalam keindonesian Pancasila di level sosial. Jadi integrasi sosial kita yang mulai terganggu ini, itu tugas para ulama karena memang bangsa ini justru besar di tangan ulama dan itu kembalikan saja kepada hakikatnya, biarkan negara mengurus pada level yang besar," pungkasnya.


Muhammad Reza

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan