Wednesday, 21 September 2016 00:00

Dirut Djakarta Lloyd: Pencapaian Kami Sudah Banyak

Written by  Redaksi

Direktur Utama Djakarta Lloyd

Arham Sakir Torik

 

“Kami Ingin Menjadi Tranportasi Pelayaran yang Baik dan Handal”

 

Jakarta, laporannews - Menjadi Direktur Utama Djakarta Lloyd (DL) bukan suatu pekerjaan yang mudah. Karena perusahaan  pelayaran yang langsung dibawah komando Kementerian Badan Usaha Milk Negara (BUMN) ini pernah terpuruk dan hampir gulung tikar pada 2011 silam. Apalagi dengan total kerugian yang mencapai triliunan rupiah dan menurunnya aset, maka saat itu, DL sangat sulit untuk kembali bangkit. Kala itu, DL berada pada titik terendah dalam sebuah perusahaan.

 

Namun perusahaan yang berdiri pada 18 Agustus 1950 itu  kembali mengayuh kapal bisnisnya. Mereka dengan perubahan manajemen  mulai menerapkan startegi kerja yang baru. Revolusi bisnis yang DL lakukan ini kemudian berjalan dengan baik dengan adanya pemimpin baru yang memberikan titik cerah dan menghindarkan DL dari kebangkrutan itu. 

Dengan melakukan penerapan beberapa visi dan misi mereka yang baru ini, diharapkan DL bisa bangkit seratus persen dan menjadi perusahaan yang membantu negeri dalam transportasi logistik ke arah yang baik. Untuk mengetahui lebih lanjut, strategi dan penerapan DL, berikut perbincangan wartawan laporannews.com Lia Esdwi Yani Syam Arif dengan  Direktur Utama Djakarta Lloyd, Arham Sakir Torik, Senin lalu, di Hotel Aryaduta Jakarta:

 

Apa saja upaya yang dilakukan untuk membangun kembali Djakarta Lloyd yang sempat terpuruk?

Upaya dalam membangun kembali Djakarta Lloyd ini tentu saja banyak. Ketika saya  pertama kali memimpin perusahaan ini, semua sudah di ambang penutupan. Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan seleksi kembali para karyawan dan hanya menerima yang memang profesional dalam bidangnya. Hal tersebut dilakukan untuk memimalisir pengeluaran perusahaan. Untuk hal lainnya, Djakarta Lloyd juga  banyak menjalin kerja sama antara perusahaan BUMN lainya seperti Pertamina, PLN, dan Pos Indonesia.

Lalu apa kendala yang dihadapi dalam memulihkan kembali Djakarta Lloyd?

Kendala paling utama adalah aset-aset perusahaan yang sudah tidak ada. Kalaupun ada asetnya sudah tidak layak pakai. Akan tetapi semua kendala itu sudah bisa diatasi karena kami bisa menyewa kapal-kapal sebelum kapal yang baru ada.

Apakah selama ini Djakarta Lloyd mendapatkan dukungan dari pemerintah?

Kalau dukungan tentu saja Djakarta Lloyd mendapatkannya, akan tetapi bukan dalam bentuk financial.  Pada tahun pertama  pemerintah hanya memberikan kail-kail kepada kami seperti memberikan kami kesempatan bekerjasama dengan perusahaan BUMN yang lain (sinergi antar BUMN). Baru pada tahun 2015, Djakarta Lloyd mendapatkan suntikan dana dari pemerintah.

Lalu pencapaian apa yang telah di raih Djakarta Lloyd setelah keterpurukan?

Alhamdulilah sudah banyak, dari beberapa pencapaian yang ada, saya sudah berani bilang kalau sekarang DL sudah “sembuh dari sakitnya.” Penghasilan yang kami terima sudah dua sampai tiga kali lipat dari pengeluaran perusahaan. 13 cabang sudah menyebar di Indonesia dengan baik dan anak perusahaan kami juga baik.

Apa saja rencana ke depan dan harapan untuk Djakarta Lloyd?              

Djakarta Lloyd ingin menjadi tranportasi pelayaran yang baik dan lebih handal. Kami juga akan fokus kepada pengangkutan longuistik  seperti garam pupuk dan lain-lainnya. Jadi kan para perusahaan yang di sana tidak usah pakai kapal luar negeri, bisa dengan kami saja. Harapannya tentu saja agar Djakarta Lloyd bisa lebih maju dengan pesat.***


 

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan