Thursday, 24 August 2017 00:00

Pertahankan Perppu Ormas, GP Ansor dan FAPP Akan Lobi DPR, Kapan?

Written by  Redaksi

(Foto: A. Ainul Ghurri)

 

Jakarta, Laporannews – Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) mendatangi kantor Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu malam (23/08/2017). Perwakilan FAPP yang datang berjumlah sekitar 10 orang itu disambut oleh Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. Kedatangannya itu, untuk menyampaikan permasalahan dan meminta dukungan GP Ansor agar Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) dapat disahkan menjadi Undang-Undang di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menanggapi hal itu, Ketua GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa GP Ansor mendukung adanya Perppu Ormas tersebut. Lanjutnya, ia mengakui bahwa ada sebagian pihak yang menentang Perppu itu sudah melakukan lobi ke DPR. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pihaknya juga akan melobi DPR untuk mempertahankan Perppu tersebut.

“Kita akan bersama-sama dengan para advokat ini untuk mendukung Perppu, agar supaya di Judicial Review, sebagai pihak yang dukung pemerintah, kita akan mediasi lobi-lobi terutama dengan teman-teman di DPR, karena apapun ini juga akan ke DPR,” katanya usai diskusi dengan FAPP di kantor GP Ansor, Jl Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu malam (23/08).

Ia menambahkan, GP ansor dan FAPP akan memberikan pendapat sekaligus meminta lembaga legislatif segera mengesahkan Perppu Ormas tersebut menjadi undang-undang. Ia menyebutkan bahwa pertemuan dengan DPR akan dilakukan dalam waktu dua minggu ini.

Ia pun menuding bahwa pihak-pihak yang menentang Perppu tersebut adalah pihak-pihak yang anti-Pancasila dan anti-NKRI.

“Kalau mereka takut, mereka anti-Pancasila dong. Kenapa Ansor mendukung (Perppu), karena kami yakin, kami berdiri tegak di samping NKRI. Kami akan pertahankan NKRI dan Pancasila. Orang-orang yang takut itu harus ditanya kembali, jangan-jangan mereka bukan NKRI,” tandasnya.

Disamping itu, ia menilai, mediasi dengan pihak yang menolak Perppu Ormas tidak tepat untuk dilakukan, karena perbedaan ideologi adalah pertentangan yang mendasar.

“Apalagi yang perlu di mediasi, wong mereka itu sudah berbeda. Mereka pengen negara lain selain Republik Indonesia, jadi tidak perlu ada mediasi. Satu-satuya yang ingin jalan tengah itu kalau mereka menerima NKRI,” tutupnya.


A. Ainul Ghurri

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan