Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 124

Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 127

Warning: ini_set() has been disabled for security reasons in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 925

Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 658

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php on line 658

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/plugins/system/languagefilter/languagefilter.php on line 121

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/session/session.php:124) in /home/zujbetxt/public_html/libraries/joomla/input/cookie.php on line 87
laporannews.com - Upaya Bank Wakaf Atasi Ketimpangan Sosial
Wednesday, 25 January 2017 00:00

Upaya Bank Wakaf Atasi Ketimpangan Sosial

Written by  Redaksi

(Foto: Biro Pers Setpres)

 

Jakarta, Laporannews - Presiden Joko Widodo kembali mengadakan rapat terbatas di Istana negara. Dalam rapat tersebut, turut hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri anggota Kabinet Kerja, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur BI Agus Martowardojo, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad.

Kepala negara menekankan komitmen untuk mengurangi ketimpangan dan kesenjangan sosial yang masih terjadi di seluruh pelosok Tanah Air. Oleh karena itu, Presiden mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk mencari inovasi yang dapat mewujudkan salah satu program priotas pemerintah, yaitu pemerataan pembangunan Indonesia. Pasalnya, akses modal untuk usaha kecil dan menengah (UKM) masih belum tersentuh secara luas.

"Pemerintah bersama OJK dan BI akan terus melakukan terobosan-terobosan untuk mengurangi ketimpangan dalam akses permodalan, terutama akses permodalan untuk menjangkau usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah yang selama ini belum tersentuh secara luas dalam pelayanan kredit perbankan," ujar Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden Jakarta. Rabu, (25/01).

Salah satu terobosan yang digagas adalah mengenai pengembangan lembaga keuangan syariah yang dikelola berdasarkan sistem wakaf. Hal ini dikarenakan potensi wakaf di Indonesia sangat besar, namun belum memberikan hasil yang maksimal terhadap peningkatan ekonomi nasional. "Perlu dikaji lebih jauh apakah hal ini karena wakaf uang belum populer dibandingkan dengan wakaf tanah dalam bentuk tanah ataupun karena tidak adanya lembaga keuangan syariah yang secara khusus mengurusi wakaf uang ini," terangnya rilis yang diterima Laporannews.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga meyakini dengan merintis lembaga keuangan syariah berdasarkan sistem wakaf, akan membantu pemerintah menyelesaikan sejumlah masalah bangsa. Mengingat sistem wakaf produktif tersebut memiliki tujuan utama untuk memberdayakan ekonomi umat dalam rangka menggerakkan ekonomi nasional. "Terutama mengatasi kemiskinan, menurunkan pengangguran, mempersempit ketimpangan sosial antar warga dan pemerataan ekonomi," tandasnya.

Sebelumnya, saat bertemu dengan sejumlah anggota Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada tanggal 23 Januari 2017 lalu, Kepala Negara juga sempat berdiskusi mengenai wacana pembentukan bank wakaf tersebut.

"Akan dibentuk suatu bank wakaf Ventura yang bisa menjadi motor penggerak, motor ekonomi dengan kerja sama dengan semua ormas Islam," ujar Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., selaku Ketua Umum ICMI, usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo.


 A. Ainul Ghurri

 

Tentang Kami

Alamat Redaksi Pusat

STC Senayan Building

Ruang 31-34, 4 Floor

Jln. Asia Afrika Pintu IX

Gelora Senayan, Jakarta Pusat 10270

Phone: (+62-21) 5793 1879

Fax: (+62-21) 5793 1880

redaksi@laporannews.com

 

 

Last posts

Berlangganan